Mahasiswa Lincoln University dan Massey University Belajar Masak di OTTIMMO Internasional

oleh
Salah satu mahasiswi sedang praktek memasak di OTTIMMO Internasional.

KILASJATIM.COM, Surabaya – Akademi Kuliner Patiseri OTTIMMO International bekerjasama dengan Universitas Airlangga (Unair) menggelar acara Cooking Class for Student Exchange. Acara tersebut diikuti 17 mahasiswa dari Lincoln University dan Massey University (New Zealand).

Marketing Event Akademi Kuliner Patiseri OTTIMMO International, Icha mengatakan, kampusnya memang sering menerima kunjungan untuk cooking class mulai dari anak-anak, pelajar, orang tua hingga instansi.

“Program cooking class untuk umum sudah ada sejak kampus berdiri. Dalam satu bulan di musim liburan kampus OTTIMMO Internasional, bisa jadi ada tiga cooking class. Kebetulan hari ini bekerjasama dengan kampus Unair,” jelas Icha.

Chef Arya memberikan pengarahan.

Icha menambahkan, bahwa peserta yang akan melakukan cooking class, sebelumnya sudah koordinasi tentang program yang diharapkan. Sehingga kampus OTTIMMO Internasional mempersiapkan bahan dan materinya.

Sementara Marta selaku pendamping dari rombongan mahasiswa dari Lincoln University dan Massey University (New Zealand) menambahkan, kegiatan ini untuk memperkenalkan Indonesia kepada para mahasiswa. Kunjungan ke kampus OTTIMMO untuk memperkenalkan kuliner daerah di Jawa Timur.

“Dalam kunjungan ini mereka tidak hanya mencicipi masakan tetapi juga akan belajar membuat masakan itu. Mereka belajar memasak makanan khas Surabaya, yakni Tahu Telur Saos Kacang, Nasi Campur Surabaya, dan Kolak Komplit,” kata Marta.

Foto bersama setelah cooking class selesai.

Tampak dalam kegiatan cooking class ini, sebelum memulai memasak mereka harus mengikuti arahan dari Chef Arya Sunjaya yang juga pengajar OTTIMMO Internasional. Selesai mendapat arahan, mereka mulai memasak. Hasil masakan cukup lumayan, dan dinikmati bersama dosen pendamping.

Selanjutnya, rombongan akan melanjutnya perjalanan selain ke kampus Unair juga akan ke Universitas Brawijaya, UGM, dan IPB. (kj8)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *