KPU Pasuruan Targetkan Logistik Pemilu 2024 Sampai di TPS H-1 Pemungutan Suara

oleh -827 Dilihat

Foto: Ist/Pemkab Pasuruan

KILASJATIM.COM, Pasuruan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasuruan menargetkan seluruh logistik Pemilu 2024 sudah berada di TPS (tempat pemungutan suara), H-1 sebelum pemungutan suara.

Ketua KPU Kabupaten Pasuruan, Zainul Faizin mengatakan, seluruh logistik sudah mulai digeser dari gudang logistik yang disewa KPU di Kecamatan Pohjentrek sejak Jumat (9/2/2024) kemarin.

“Pergeseran logistik sudah dimulai sejak kemarin,” singkat Faizin melalui sambungan selulernya, Sabtu (10/2/2024).

Selama distribusi logistik Pemilu, semuanya dikawal ketat oleh kepolisian dan dipastikan aman dan tidak rusak karena hujan dan faktor lainnya. Kata Faizin, hal tersebut sangat penting. Sebab cuaca akhir-akhir ini kurang bersahabat.

“Karena memang sedang berada di puncak musim penghujan. Jadi harus dikawal ketat dan dipastikan semuanya aman dan tidak ada yang rusak karena kena air hujan dan lain-lain,” tegasnya.

Secara keseluruhan, total ada 22.535 kotak logistik yang dikirim di kantor kecamatan se-Kabupaten Pasuruan. Faizin menegaskan bahwa pendistribusian logistik dibagi dalam tiga tahap.

Di hari pertama, logistik didistribusikan untuk Dapil Pasuruan 5 dan Dapil Pasuruan 6. Sedangkan hari ini, logistik didistribusikan ke Dapil 4 dan Dapil 1. Kemudian dilanjutkan distribusi di dapil lain pada 11 Februari esok.

“Jadi dalam sehari distribusi logistik rata-rata menyasar delapan kecamatan,” jelasnya.

Lebih lanjut Faizin meyakinkan logistik yang mulai didistribusikan bisa berjalan sesuai timeline yang sudah ditetapkan. Termasuk skema distribusi logistik yang sudah mempertimbangkan berbagai hal. Mulai dari akses dan kapasitas jangkauan menuju lokasi. Mengingat logistik itu sudah harus diserahkan ke KPPS sehari sebelum pemungutan suara dilangsungkan.

“Tentunya KPPS juga punya kewajiban untuk mengecek kembali logistik yang diterima. Dari segi jumlah dan jenisnya harus sesuai sehingga besoknya bisa digunakan dalam pemungutan suara dengan logistik sudah berada di TPS,” beber Faizin.

Baca Juga :  Kemarau Panjang Akibat El Nino, Bupati Banyuwangi Pantau Lahan Pertanian

Di sisi lain, ia juga tak memungkinkan berbagai potensi kendala yang bisa saja terjadi. Mengingat Pemilu kali ini berlangsung di tengah cuaca ekstrem yang sedang memuncak. Jauh berbeda bila dibandingkan Pemilu 2019 lalu yang digelar ketika curah hujan sudah reda.

“Makanya kami juga gandeng BMKG untuk keperluan input informasi terkait cuaca. Termasuk BPBD bila memang diperlukan bantuan untuk pendistribusian,” katanya.

Apalagi, beberapa wilayah di Beji dan Gempol sampai saat ini masih terendam banjir. Faizin mengaku distribusi di daerah-daerah terdampak bencana akan dilakukan seaman mungkin. Agar logistik tetap aman dan bisa digunakan pada 14 Februari mendatang.

“InsyaAllah semuanya aman. Termasuk di daerah yang masih banjir nanti kami lihat situasinya jika sudah surut akan lebih lancar. Namun kalau kondisi belum memungkinkan tetap dikirim mungkin pakai perahu karet,” kata Faizin. (sat)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.