Kepedulian Petrokimia Gresik Angkat UMKM Melalui MHE 200, Wagub Jatim: Pentingnya Kolaborasi

oleh -62 Dilihat
Istimewa

Gresik, kilasjatim: Menyambut HUT ke-50, Petrokimia Gresik kembali mendorong geliat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan perekonomian pasca pandemi Covid-19 melalui pameran UMKM bertajuk Mangga Hybrid Expo (MHE) 2022” di SOR Tri Dharma, Gresik.

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak mengapresiasi kegiatan ini lantaran industri besar seperti Petrokimia Gresik mampu berjalan berdampingan untuk membangun UMKM yang jumlahnya sangat banyak di Jawa Timur. Menurutnya, kolaborasi ini akan menjadi kekuatan besar bagi kemajuan UMKM di Jawa Timur, dan harus menjadi contoh bagi BUMN lain.

“Salah satu UMKM Petrokimia Gresik di stan tadi ada yang telah memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan produk yang kompetitif. Inilah pentingnya kolaborasi,” ujar Wagub.

Senada dengan Wagub, Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani yang juga turut hadir menyampaikan bahwa UMKM adalah kekuatan bersama dalam membangun ekonomi nasional. Dimana dalam membangun UMKM, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik tidak bisa berjalan sendiri, untuk itu dibutuhkan peran bersama dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Petrokimia Gresik.

“Sudah saatnya anak-anak muda untuk berani berwirausaha untuk pertumbuhan ekonomi. Anak-anak muda harus bisa berinovasi untuk menjadi entrepreneur. Pemerintah Daerah dan BUMN telah memberikan banyak ruang, dan Mangga ini juga menjadi salah satu ruang,” kata Bupati.

Sementara itu, Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo saat pembukaan MHE, menyampaikan bahwa UMKM memiliki peranan strategis sebagai pilar perekonomian Indonesia yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan. Oleh karena itu, Petrokimia Gresik sebagai bagian dari Pupuk Indonesia dan BUMN yang juga salah satu pilar penggerak perekonomian, menaruh komitmen dan perhatian tinggi terhadap UMKM, salah satunya melalui program Mangga (akronim dari Mitra Kebanggaan).

“Mangga Hybrid Expo merupakan wujud dukungan perusahaan untuk para pelaku UMKM. Program ini memberikan wadah bagi mitra binaan agar produknya dapat dikenal oleh kalangan yang lebih luas, ujar Dwi Satriyo.

Kegiatan yang merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) / Corporate Social Responsibility (CSR) ini melibatkan 50 mitra binaan terbaik yang terdiri dari berbagai sektor, mulai dari industri kreatif, fashion, jasa, kuliner, dan lain sebagianya.

Selain pameran UMKM, dalam rangkaian MHE 2022 juga diselenggarakan business coaching bertema Bringing More The Young Entrepreneurs to Strengthen of Global and Infinity Sustainable Business dengan pembicara inspiratif seperti Tom Liwafa (young entrepreneur) dan dr. Irmadita Citrashanty (woman entrepreneur).

Lebih lanjut Dwi Satriyo mengungkapkan, industri kreatif merupakan salah satu sektor usaha yang mengalami pertumbuhan sangat signifikan ditengah pandemi Covid-19, dimana mayoritas pelakunya adalah anak muda.

“Oleh karena itu, kita harus terus dorong masyarakat, khususnya anak muda dan perempuan agar berani berwirausaha. Salah satu caranya dengan menghadirkan success story dari para pelaku usaha yang sudah terjun terlebih dahulu,” tandasnya.(KJ2)

No More Posts Available.

No more pages to load.