Ini 5 Film Hollywood Paling Buruk di Tahun 2023

oleh -486 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Menutup tahun hendaknya dengan segala sesuatu yang baik. Namun, dalam konteks film, ada banyak sekali rilisan dalam setahun yang melibatkan banyak aktor, sutradara, cerita, naskah, dan waralaba.

Tak selalu suatu rilisan film diterima dengan baik oleh masyarakat. Berbagai faktor membuat suatu film dikategorikan baik atau buruk, entah itu karena pemilihan aktor-aktris, naskah, sutradara, dan sebagainya.

Seperti tahun lainnya, tak sedikit kita melihat rilisan-rilisan film sepanjang 2023 yang tidak cukup baik, bahkan dikategorikan buruk. Bahkan, tak sedikit dari film-film itu yang melibatkan nama-nama besar. Berikut adalah rilisan film terburuk sepanjang 2023 menurut Variety.

1. Ghosted

Ghosted yang dibintangi Ana de Armas sebagai mata-mata CIA dan Chris Evans sebagai petani baik hati yang menguntitnya ke London, menempatkan film itu di posisi pertama dalam daftar film terburuk, dan menyalahkan sutradara Dexter Fletcher atas kegagalan film itu.

Film itu menawarkan beberapa bagian lucu, namun tidak cukup lucu untuk disebut sebagai film aksi-komedi-romantis. Elemen aksi pada film itu sejatinya lumayan, namun jumlahnya tidak banyak. Penggunaan CGI dan green screen juga tidak cukup baik, dengan elemen musik yang dianggap di bawah standar.

2. Your Place or Mine

Dalam film komedi romantis arahan Aline Brosh McKenna, Ashton Kutcher dan Reese Witherspoon memainkan peran sahabat platonis, Peter Coleman (Kutcher) sebagai pebisnis sukses dari New York, dan Debbie (Witherspoon) seorang ibu tunggal di Los Angeles.

Permasalahan dengan Your Place or Mine adalah plotnya yang terlalu mainstream, dengan klimaksnya yang terjadi di bandara. Film itu juga membuat seolah seluruh dunia adalah semesta komedi romantis, membuatnya malah terasa agak canggung, kata Variety.

Baca Juga :  Perpaduan Antara Musik dan Hikayat Kebudayaan Majapahit

3. Magic Mike’s Last Dance

Magic Mike dimulai seorang karakter penari telanjang Tampa yang berjuang untuk uang dan sangat putus asa untuk menemukan jati dirinya di dunia. Tetapi setelah Magic Mike XXL, film terbaru ini malah menciptakan lelucon berkualitas rendah.

Pada entri terakhir waralaba film itu, Magic Mike menjadi sangat lembut, menggunakan gerakan penarinya untuk merayu istri mogul yang kesepian (Salma Hayek), lalu menyusun pertunjukan tari pria di London untuk menyelamatkan teater.

4. Heart of Stone

Pada Heart of Stone, Gal Gadot memainkan peran agen MI6 yang berusaha menyelamatkan dunia dari bahaya pengkhianatan internal. Ceritanya dirasa sangat rumit, sama rumitnya dengan perjuangan Gadot dalam film itu.

Film itu juga memiliki terlalu banyak elemen dari James Bond dan Mission Impossible. Elemen-elemen itu dibungkus dengan cerita yang ‘miskin’, dialog yang konyol, dan kualitas akting yang tidak cukup memuaskan dari aktor-aktrisnya.

5. The Flash

Lebih muda dari anggota lain dari keluarga DC, Flash bisa menjadi karakter yang menyenangkan, berlari-lari mengelilingi rekan-rekannya di Justice League dengan pembawaan sikap yang konyol dan penuh komedi.

Namun, sebagai entri terbaru dari DCEU, karakter ini malah memberikan contoh kelemahan studio tersebut, mulai dari kurangnya arah yang jelas terhadap tujuan The Flash, hingga eksekusi alur cerita yang dirasa tidak cukup matang. (bbs/bkj)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.