Edamame Sangat Identik dengan Jember  

oleh
Mentan, Yasin Limpo melihat proses memilih edamame yang siap untuk diekspor.

KILASJATIM.COM, Jember – Edamame telah menjadi salah satu produk andalan Kabupaten Jember. Karena itu, tak salah apabila buah jenis kacang-kacangan ini sangat identik dengan Kabupaten Jember.

“Edamame sangat identik dengan Jember,” ungkap Wakil Bupati Jember, Drs. KH. A. Muqit Arief, dalam sambutannya pada acara seremonial ekspor edamame ke Jepang.

Acara yang berlangsung di PT. Mitratani Dua Tujuh,  Kamis 26 Desember 2019, tersebut dihadiri Menteri Pertanian RI, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH, M.Si, MH.

Jember sebagai kabupaten agraris, lanjut wabup, begitu terasa pengaruhnya di dunia pertanian terhadap perkembangan kesejahteraan masyarakat, dan seluruh gerak ekonomi di Jember.

“Gerak ekonomi di Jember masih sangat dipengaruhi oleh dunia pertanian,” ungkapnya.

BACA JUGA: 331 KPM Graduasi PKH Diwisuda Bupati Jember  

“Jember cukup kaya dengan berbagai produk pertanian. Salah satunya edamame yang menjadi produk unggulan PT. Mitratani Dua Tujuh,” imbuhnya.

Dengan produk unggulan ini, lanjut wabup, PT. Mitratani Dua Tujuh mengekspor ke Jepang. Pelepasan dilakukan langsung oleh Mentan Yasin Limpo.

“Selamat untuk PT. Mitratani Dua Tujuh. Ini membawa angin segar bagi Jember, karena perekrutan masyarakat Jember sebagai tenaga kerja yang luar biasa,” kata wabup.

Mentan Yasin Limpo melepas keberangkatan armada ekspor dengan memecah kendi di depan kendaraan pengangkut edamame.

“Hari ini kita membuktikan edamame sebagai komoditas yang ada di Indoensia, memiliki pasar dunia yang terbuka,” terang Mentan Yasin Limpo.

BACA JUGA: Pemkab Jember akan Berikan Pelatihan Manajemen Masjid untuk Takmir Masjid  

Mentan menyatakan, edamame Indonesia dikenal sebagai edamame tropis dengan kualitas luar biasa. Salah satunya di Jember, dengan prosedur internasional yang ada dan perlu didorong ke tingkat dunia.

“Saya kaget melihat bahwa kita memiliki pengelolaan edamame di Jember yang luar biasa. Semoga kita bisa dorong tiga kali lipat yang ada,” ungkapnya.

Satu mendapat apresiasi, kata Mentan, yaitu bupati dan forkopimda di Jember turun tangan untuk mendorong mengelola masalah pertanian

“Jika kompak pemimpin dan rakyat, akan mendapat kualitas perekonomian yang baik buat masyarakat,” pungkasnya. (hms/kj16)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *