Pemkab Jember akan Berikan Pelatihan Manajemen Masjid untuk Takmir Masjid  

oleh
Bupati menyerahkan sertifikat Kongres Takmir Masjid yang berlangsung di Masjid Al-Mubarok, Kecamatan Silo.

KILASJATIM.COM, Jember – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember berencana memberikan pelatihan manajemen pengelolaan masjid kepada takmir masjid di Kabupaten Jember untuk lebih bisa memakmurkan masjid.

Rencana tersebut diungkapkan Bupati Jember, dr. Faida, MMR., ketika bertemu dengan ratusan takmir masjid dalam acara Kongres Takmir Masjid yang berlangsung di Masjid Al-Mubarok, Kecamatan Silo.

Saat memberikan paparan tentang berbagai program pemerintah untuk masjid dan takmirnya, bupati menekankan agar manajemen masjid ditata dan dijalankan dengan baik. Sebab, masjid merupakan wadah munculnya solusi bagi masyarakat.

“Maka, 500 orang perwakilan masjid akan dilatih bagaimana memajukan dan memakmurkan masjid dengan manajemen pengelolaan masjid,” terang bupati, Selasa 24 Desember 2019.

Bupati Jember memberikan paparan tentang berbagai program pemerintah untuk masjid dan takmirnya.

Selain itu, bupati berpesan agar takmir menjaga masjid menjadi tempat pemersatu umat. Masjid menjadi banteng terakhir untuk menjaga persatuan dan kesatuan umat.

“Kami titip, takmir masjid untuk menjaganya demi keutuhan bangsa kita,” tegas bupati di depan sekitar 1.147 takmir masjid yang ikut kongres itu.

Terkait dengan problem tanah masjid yang belum memiliki sertifikat, bupati mengajak takmir untuk mengurusnya.

“Kita harus buat kesepakatan untuk menuntaskan sertifikat masjid tahun depan yang dibiayai Pemkab Jember,” ujar bupati yang mendapat tepuk tangan peserta kongres.

BACA JUGA: Atasi Masalah Hepatitis, Pemkab Jember Bersama Kementerian Kesehatan  

Di samping itu, bupati juga menyampaikan bahwa pemerintah memprioritaskan pembangunan fasilitas umum yang menuju masjid dan pesantren.

“Apabila ada jalan menuju masjid masih becek dan gelap, laporkan dan kirim proposalnya ke pendopo bupati,” kata bupati.

Pada kesempatan itu, bupati juga mengajak takmir masjid bersinergi dalam memberikan perhatian kepada anak yatim piatu. Dalam hal ini, bupati berharap takmir mempunyai data anak yatim piatu.

Sehingga, apabila ada pemberian santunan, pemerintah bisa andil memberikan santunan yang akan disalurkan melalui rekening.

BACA JUGA: Apresiasi Kader Posyandu, Bupati Jember Berikan Asuransi Kesehatan dan Ketenagakerjaan  

“Anak yatim piatu berhak mendapatkan beasiswa Pemkab Jember hingga perguruan negeri. Begitu juga bagi anak takmir masjid,” terang bupati.

Sementara itu, Wakil Bupati Jember, Drs. KH. A.Muqit Arief, yang juga hadir dalam kongres mengajak takmir masjid menggelorakan senang sholat di masjid.

Selain itu, wabup mengingatkan bahwa peran masjid tidak hanya untuk sholat. “Tetapi, peran masjid juga merajut persaudaraan sesama Islam di kalangan masyarakat dan mengajak masyarakat menjadi masyarakat yang lebih baik,” tuturnya. (hms/kj16)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *