Dewan Masjid Indonesia Jawa Timur Sambut Baik Bersedekah Gunakan QRIS

oleh

Drs.Muhammad Roziqi – Ketua Dewan Masjid Indonesia wilayah Jawa Timur menyambut baik dan antusias penggunaan QRIS dalam bersedekah yang diharapkan membantu pengurus masjid dalam mengelola ZISWAF yang selama ini masih dilakukan secara tradisional . 

KILASJATIM.COM,Surabaya –
Dewan Masjid Indonesia Wilayah Jawa Timur menyambut baik gerakan elektronifikasi di rumah ibadah menggunakan QRIS dalam melakukan sedekah.

Drs.Muhammad Roziqi – Ketua Dewan Masjid Indonesia wilayah Jawa Timur menyampaikan, dengan adanya elektronifikasi rumah ibadah diharapkan dapat membantu pengurus masjid dalam mengelola ZISWAF yang selama ini masih dilakukan secara tradisional.

“Adanya elektronfikasi ini bisa me ngefisiensi dalam mengelola ZISWAF dan meningkatkan pendapatan ZISWAF yang lebih banyak lagi, karena.yang akanendonasikan uangnya tidak perlu lagi harus datang cukup dengan elekteonfikasi QRIS,” kata Roziqi yang menyambut baik dan mendukung kebijakan Bank Indonesia.

Pada kesempatan yang sama Deputi Perwakilan Bank Indonesia Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Imam Subarkah menyampaiika adanya QRIS selain meningkatkan efisiensi juga efektivitas layanan pembayaran ritel non-tunai yang inklusif, khususnya untuk sektor usaha mikro dan kecil termasuk pengelolaan dana sosial.

Kehadiran QRIS diharapkan dapat mengakselerasi berbagai program terkait dengan keuangan inklusif, less cash society dan kolaborasi antara fintech dengan perbankan.

Sebagaimana diketahui
Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur memperkenalkan kebijakan QRIS (Quick Response Code Indonesia Standard) untuk mendorong pengelolaan dana sosial pada rumah ibadah dan mempermudah seluruh pengguna platform QR dalam melakukan sedekah.

Pengenalan QRIS terhadap rumah i ada dilakukan denganenggelar sosialisasi di Masjid Al Akbar Senin (10/03/2020)

Kepala Perwakilan Bank Indonesia,
Difi Ahmad Johansyah menyampaikan, QRIS hadir dalam rangka Gerakan Melawan Ke Mubaziran, dalam ekonomi syariah.

“Berapa pun adanya uang anda, uang itu harus dimanfaatkan sebaik baiknya. Penggunaan QRIS juga memperluas kesempatan bagi masyarakat menyalurkan zakat, infaq, shadaqah, sumbangan sosial lainnya ke tempat ibadah dan lembaga sosial dengan cara non tunai. Penyaluran dana sosial secara non tunai seperti QRIS sangat membantu pengurus dalam mencatat, mengelola, dan sekaligus pertanggungjawaban sumbangan dari masyarakat”, ungkap Difi.

Gerakan elektronifikasi rumah ibadah tersebut melibatkan 14 Bank dan 1.589 rumah ibadah di Jawa Timur yang disempurnakan dengan menggunakan QRIS untuk mempermudah seluruh pengguna platform QR dalam melakukan sedekah. Dan puncak acara dari rangkaian Pekan QRIS 202 akan diselenggarakan pada 15 Maret 2020 sekaligus mendorong implementasi QRIS pada seluruh sektor. #NggaweQRISyoRek.(kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *