Bupati Ingatkan Pejabat Jember untuk Tegak Lurus  

oleh
Bupati Jember saat melantik 179 pejabat di Pendapa Wahyawibawagraha, Jumat 03 Desember 2020.

KILASJATIM.COM, Jember – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember untuk tidak menyelewengkan anggaran ditegaskan kembali oleh Bupati Jember, dr. Faida, MMR., saat melantik 179 pejabat di Pendapa Wahyawibawagraha, Jumat 03 Desember 2020.

“Ingat, hanya menjalankan amanat, bukan memiliki anggaran. (Anggaran) itu bukan untuk kita. Tegak lurus atau tidak sama sekali,” tegas orang nomor satu di Jember ini.

Para pejabat di lingkungan Pemkab Jember yang dilantik dan dikukuhkan tersebut merupakan pejabat yang menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama dan Administrator.

Pelantikan dilakukan untuk menyesuaikan dengan Susunan Organisasi Tata Kinerja (SOTK) yang baru. Selain itu, pelantikan juga untuk pejabat yang lolos pada seleksi terbuka.

BACA JUGA: Bupati Jember Serahkan Sertifikat Kepada 78 Pemohon Izin

Saat pengarahan pelantikan itu, bupati berpesan agar para pejabat membuat catatan dalam sejarah, berkinerja sebaik-baiknya selama amanat masih di tangan.

Kepada pejabat yang lolos seleski terbuka, bupati berharap dapat bekerja baik sesuai dengan harapan semua pihak.

“Selamat kepada para pejabat yang mendapatkan kesempatan pada jabatan baru. Segeralah menyesuaikan diri dan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.

Bupati juga menyampaikan ucapan selamat kepada pejabat yang diangkat kembali pada jabatan yang sama. Bupati berharap pengangkatan ini dapat memperbaiki komitmen kinerja.

Para pejabat yang dilantik bupati.

Lebih jauh bupati menjelaskan, pelantikan ini merupakan tahap awal untuk menata sesuai SOTK baru. Pelantikan pejabat pada eselon IV akan direncanakan pada Senin pekan depan.

“Tahap awal masih melantik para pejabat eselon II dan eselon III pada jabatan yang baru, SOTK baru yang diberlakukan tahun 2020,” jelasnya.

Bupati juga menyatakan, beberapa pejabat masih memiliki tugas rangkap dengan jabatan pelaksana tugas. Hal ini terjadi karena belum cukup untuk diangkat secara definif. Namun, ada juga pejabat yang mendapatkan promosi, yaitu yang semula Plt sudah memenuhi syarat untuk diangkat secara definitif di eselon III.

Kepada para pejabat, bupati kembali berpesan untuk berhati-hati dalam memegang amanat. Para pejaba diminta untuk fokus dan berhati-hati memegang amanat, menjalankan tugas dan amanat dengan sebaik baiknya.

BACA JUGA: Edamame Sangat Identik dengan Jember  

Sebagai aparatur sipil negara (ASN), tandas bupati, hanya ada satu kebijakan, satu komando. “Lakukan tugas dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.  (hms/kj16)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *