Bupati Harap STIT Togo Ambarsari Bondowoso Tingkatkan Kinerja

oleh

 

KILASJATIM.COM, BONDOWOSO – Segenap civitas akademika Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Togo Ambarsari Bondowoso, menggelar kegiatan Studium General bersama Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya Prof. H. Masdar Hilmy.

Kegiatan yang menyungsung tema “Kontekstualisasi Pendidikan Islam di Era Transformasi Digital” itu berlangsung di Aula Kampus STIT Togo Ambarsari.

Turut hadir Bupati Bondowoso sekolah Pengasuh Ponpes Manbaul Ulum Tangsil WetanKH. Salwa Arifin, Ketua Yayasan Miftahus Surur dan pihak terkait lainnya.

Bupati Salwa Arifin memaparkan, perjalanan STIT Togo Ambarsari Bondowoso mulai dari Tahun 2017. Pihaknya ingin ada peningkatan dalam bidang akademik dan pelayanan.

“Dari empat tahun yang lalu telah menorehkan hasil yang bagus, baik dalam segi akademik, pelayanan dan lain sebagainya,” paparnya.

Pihaknya mengimbau agar civitas akademika STIT Togo Ambarsari terus meningkatkan semangat dalam bekerja.

“Semangat dan perjuangan harus terus ditingkatkan agar kampus STIT Togo Ambarsari ini menjadi kampus yang bonafide dan dikenal oleh banyak kalangan,” harapnya.

Sementara Rektor UINSA Surabaya, Prof. Dr. Masdar Hilmy memaparkan, perguruan tinggi itu tidak bisa langsung menjadi perguruan tinggi yang luar biasa.

“Namun semuanya butuh proses dan ikhtiar, dari sekolah tinggi menjadi institut dan universitas,” katanya.

Dia kemudian berbagi cerita. Bahwa semua bermula dari dasar. Menurutnya, yang besar hari ini berawal dari yang kecil.

“Maka dari itu bermimpilah yang tinggi, dan berikhtiar untuk mewujudkan mimpi dengan menyusun strategi, taktik dan menaklukkan sesuatu yang belum tercapai,” sarannya.

Menurutnya, mahasiswa harus mempunya mimpi yang tinggi. Dimana saat ini mahasiswa nanti bisa bergeser menjadi dosen, rektor dan menjadi pejabat yang lebih tinggi.

Semuanya kata dia, harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan pesatnya era digital.

“Era yang terus berubah, bertransformasi jangan sampai menjadi hambatan untuk terus berinovasi, terutama dalam perguruan tinggi,” paparnya. kj5

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *