Tim Anargya ITS Sabet 5 Gelar dan Duduki Podium 1 di Pi-EV 2023

oleh -1248 Dilihat

Foto: Ist.

KILASJATIM.COM, Surabaya – Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Tim Anargya ITS sukses menyabet lima gelar dan menduduki podium juara 1 dalam kompetisi Formula Bharat 7th Annual FSEV Concept Challenge (Pi-EV 2023).

“Kami berhasil mengungguli 10 tim internasional lainnya,” kata staf Tractive System and Controller Tim Anargya ITS, Nalendra Nuswantoro, dalam keterangan tertulis, Selasa, 8 Agustus 2023.

Pi-EV 2023 merupakan kompetisi tahunan berskala internasional yang diselenggarakan oleh Formula Bharat. Kompetisi ini menantang mahasiswa mendesain, merancang, dan mensimulasikan mobil listrik formula.

Tak cuma menilai desain teknik mobil, kompetisi ini juga menantang peserta dalam manajemen tim, pengadaan barang (procurement), hingga demonstrasi solusi teknis di area pacuan. Hasil kompetisi yang digelar daring ini diumumkan pada 29 Juli 2023.

Ale, sapaan karib Nalendra, menjelaskan terdapat tiga kategori penilaian dalam perlombaan ini. Tim Anargya ITS berhasil menyabet juara pertama Team Management Strategy, juara pertama Engineering Design Event, juara kedua Procurement Strategy, Best Battery Design, dan Best Powertrain Package. Anargya ITS sukses membawa pulang juara pertama Overall Event.

Dia mengungkapkan tim Anargya ITS membawa inovasi terbaru dalam kompetisi ini. Pihaknya juga membuat beberapa pengembangan dari inovasi kompetisi sebelumnya.

“Kami melakukan peningkatan performa dan keamanan mobil listrik sehingga lebih baik dari tahun lalu,” papar pemuda kelahiran 2003 itu.

Mahasiswa Departemen Teknik Elektro ini menjelaskan beberapa pengembangan desain mobil listrik dari tahun sebelumnya. Seperti peningkatan kecepatan maksimum mobil hingga 121 kilometer per jam disertai pasokan energi dari energy storage sesuai kualifikasi perlombaan Formula Society of Automotive Engineers (FSAE).

Baca Juga :  Gandeng FK Unair, Pemkot Surabaya Wujudkan Zero Stunting di Tahun 2023

Mobil rancangan Anargya ITS juga menggunakan teknologi regenerative braking yang mampu memanfaatkan kembali energi terbuang untuk mengisi ulang daya baterai kendaraan. Mobil juga dilengkapi sistem monitoring jarak jauh telemetry untuk memantau kondisi mobil secara akurat saat melaju.

Mobil rancangan Anargya ITS juga menambahkan cooling system dan sekring pada internal baterai untuk meningkatkan performa. Ale menyebut dalam proses pembuatan mobil, tim Anargya ITS memiliki strategi tersendiri dalam memanajemen tim.

Seperti media marketing, finance, sponsorship, human resource, hingga team structure yang dapat mengontrol kerja tim secara mikro.

“Selain itu, dalam procurement atau pengadaan barang, tim kami juga meraih skor tinggi dalam manajemen pengadaan barang, clarity and consistency, dan alokasi anggaran,” beber Ale.

Mahasiswa asal Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut berharap kesuksesan Anargya ITS dalam ajang Pi EV 2023 dapat membuat timnya terus belajar dan berkembang. Ajang ini juga menjadi batu loncatan Tim Anargya ITS mempersiapkan berbagai perlombaan yang akan diikuti ke depannya.

“Khususnya FSAE Japan 2023 yang akan diselenggarakan akhir Agustus nanti,” ungkap dia. (bbs/yun)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.