Soal Gelas Kopi KAPITEN Gus Irsyad Yusuf Disamarkan, DKPP Pasuruan Akhirnya Minta Maaf

oleh -439 Dilihat

KILASJATIM.COM, Pasuruan – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pasuruan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka usai ditemukannya gelas kopi berlogo KAPITEN (Kopi Khas Kabupaten Pasuruan) bergambar wajah Gus Irsyad Yusuf yang disamarkan.

Permohonan maaf itu ditujukan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan. Utamanya petani kopi yang tergabung dalam Asosiasi Petani Kopi Indonesia (APEKI) Kabupaten Pasuruan.

Kepala DKPP Kabupaten Pasuruan Lilik Widji Asri mengakui ada miskomunikasi atau kesalahpahaman atas apa yang telah terjadi di momen LKPJ Bupati di Gedung DPRD Kabupaten Pasuruan, beberapa hari lalu.

Oleh karenanya, ia memohon maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan atas kejadian ini, termasuk teman-teman APEKI.

“Atas apa yang telah terjadi dan membuat banyak pihak merasa dirugikan, saya, atas nama pribadi, dan instansi memohon maaf yang sebesar-besarnya. Kami sampaikan bahwa tidak ada unsur kesengajaan dalam hal ini. Seluruhnya karena kesalahpahaman,” kata Lilik saat ditemui di ruangannya, Jumat (1/3/2024)

Dijelaskannya, tersamarkannya wajah Gus Irsyad Yusuf dalam gelas Kopi Kapiten betul-betul sebuah ketidaksengajaan. Apalagi sampai ada instruksi Pj Bupati Pasuruan untuk menyamarkan atau mencoret wajah Gus Irsyad Yusuf dalam logo Kopi Kapiten, hal tersebut sangatlah tidak benar.

“Ini murni kesalahan di dalam internal dinas kami. Teman-teman di dinas sudah kami tegur supaya lebih teliti lagi agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” jelasnya.

Ke depannya, Lilik berjanji kejadian serupa tidak akan terulang kembali. Mengingat Kapiten Pasuruan menjadi sajian utama yang selalu dihidangkan di setiap acara di Kabupaten Pasuruan maupun para tamu yang berkunjung ke Kabupaten Pasuruan.

“Ini jadi pelajaran berharga bagi kami. Benar-benar berharga dan kami pastikan tidak akan terulang kembali kejadian seperti ini,” tegasnya.

Baca Juga :  BMKG Sebut Gempa Bawean Peristiwa Tidak Biasa, Begini Penjelasannya

Lebih lanjut Lilik memastikan bahwa pihaknya akan mendatangi APEKI untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung.

Selain bersilaturrahmi, DKPP ingin menyampaikan bahwa tidak ada niatan merusak, atau menyinggung logo KAPITEN yang sudah ada.

“Segera kami bersilaturahmi ke APEKI untuk menyampaikan permintaan kami secara langsung,” tutupnya. (sat)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.