Rakerda DMI, Bupati Malang Berikan Penghargaan  

oleh
Bupati Malang menyerahkan piala penghargaan kepada masjid jami dan masjid besar di lingkup Kabupaten Malang.

KILASJATIM.COM, Malang – Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, MM, Selasa (24/12) siang membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DMI (Dewan Masjid Indonesia) Kabupaten Malang bertempat di Hotel Ubud Malang.

Dalam kegiatan yang dihadiri para Kyai, Alim Ulama, Dirut RSUD Kanjuruhan Kepanjen, serta Kepala OPD terkait, para Pengurus DMI, Kementerian Agama serta peserta rakerda ini dilakukan pula penyerahan piala penghargaan kepada masjid jami dan masjid besar di lingkup Kabupaten Malang.

“Atas nama pemerintah Kabupaten Malang, saya menyampaikan selamat dan sukses atas terlaksananya rakerda DMI Kabupaten Malang. Semoga dapat dijadikan momentum untuk terus merancang langkah-langkah yang bisa memberikan manfaat positif bagi masyarakat. Masjid memiliki fungsi dan peran yang sangat strategis dalam pembangunan sumber daya manusia untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT selain itu juga berfungsi sebagai wadah syiar Islam bagi masyarakat dan dapat berdampak pada peningkatan pengetahuan iman tentang ajaran dan nilai islam sebenarnya,” ucap bupati.

BACA JUGA: Bupati Malang Serahkan Piala Adiwiyata Mandiri

Menurutnya tidak semua orang bisa memakmurkan masjid karena hanya orang-orang yang beriman dan mendirikan sholat sebagaimana tertulis dalam Al Quran surat At Taubah ayat 18, Innama ya’muru masajidallah man aamana billah wal yaumil akhir wa aqaamas sholah, artinya hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian serta tetap mendirikan sholat.

“Itu yang harus dibuktikan para takmir bahwa harus bisa melaksanakan itu sebagai contoh dalam istiqomah melaksanakan sholat,” pesannya.

Mengawali sambutannya, K. H. Drs. Imam Sibaweh selaku Ketua DMI Kabupaten Malang menyampaikan terima kasih kepada Bupati Malang karena telah memberikan dana hibah untuk memakmurkan masjid sebesar 250 juta.

“Perlu saya sampaikan evaluasi kinerja DMI selama tahun 2019, terkait dana hibah yang diberikan kami gunakan untuk pembinaan kepada seluruh Dewan masjid di 33 kecamatan. Dalam pembinaan itu kami menyampaikan manajemen masjid yang seringkali pengurus masjid tidak pernah ganti dari tahun ke tahun sehingga berdampak kemakmuran masjid kurang maksimal,” ulasnya.

BACA JUGA: Bupati Malang Launching Festival Literasi

Tak hanya itu, ia juga menjabarkan mengenai job desk dari tampilan masjid, penataan aset dari situ bisa diketahui bahwa masih ada masjid yang belum mengurus sertifikat padahal masjid sudah berdiri sekian tahun.

“Dengan semangat yang diberikan Pemkab. Malang berupa dana 15 juta bagi tiap masjid dengan syarat harus mengurus akta ikrar wakafnya dengan begitu akan mendapat piagam dari kemenag sehingga tidak ada lagi masjid abal-abal artinya mengajukan bantuan tapi ternyata masjidnya tidak ada, alhamdulillah dengan adanya beberapa permasalahan yang muncul kami mampu mengambil kebijakan yang sesuai dengan aturan,” lanjutnya.

Adapun masjid yang mendapatkan penghargaan dari Bupati Malang diantaranya dari kategori masjid besar: Nurul Huda Pujon, Sabilal Muhtadin Poncokusumo, Masjid Besar Gondanglegi, sedangkan dari kategori masjid jami ada: Miftahul Jannah Lawang, Baiturohim Kepanjen, dan Al Ibriz Sumberpucung. (hms/kj19)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *