Gebrakan Awal 2023 Program Makmur, PG Luncurkan Santri Makmur

oleh -225 Dilihat
Istimewa

KILASJATIM.COM, GRESIK: Petrokimia Gresik (PG) memperluas manfaat dari program Makmur dengan meluncurkan program Pesantren Mitra Makmur atau “Santri Makmur” di tengah peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) “Festival Tradisi Islam Nusantara” di Banyuwangi. Peluncuran disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo; Ketua Umum PBNU K.H Yahya Cholil Staquf; Ketua Pengarah hari lahir (Harlah) NU sekaligus Menteri BUMN RI, Erick Thohir; serta Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), Bakir Pasaman.

Direktur Utama PG, Dwi Satriyo Annurogo dalam rilisnya menyampaikan bahwa, Santri Makmur merupakan program inisiasi dari PG yang didukung oleh Pupuk Indonesia dan dihadirkan dalam rangka menyukseskan Program Makmur Kementerian BUMN. PG dalam program ini akan melakukan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) santri di sektor pertanian dengan dididik dan dilatih menjadi tenaga pendamping pada Program Pesantren Mitra Makmur.

“Dengan kolaborasi bersama pondok pesantren, yang nantinya dikemas dengan Program Pesantren Mitra Makmur ini, saya yakin pelaksanaan Program Makmur pun akan semakin optimal, mengingat keberadaan pondok pesantren juga tersebar di seluruh Nusantara, sehingga kebermanfaatan Program Makmur akan lebih luas lagi,” ungkap Dwi Satriyo, Selasa, 10/1/2023.

Santri Makmur ini pelaksanaannya akan mendukung pelaksanaan dari Program Makmur PG, dimana tahun ini target yang diamanahkan oleh Pupuk Indonesia semakin meningkat, yaitu 99.000 Hektare (Ha) jika dibandingkan dengan realisasi di tahun 2022 sebesar 98.591 Ha.

Santri Makmur ini juga akan menggenapi tenaga pendamping dari Taruna Makmur yang sebelumnya pada tahun 2022 telah diluncurkan terlebih dahulu bekerja sama dengan Politenik Pembangunan Pertanian (Polbangtan). Untuk itu, Dwi Satriyo optimis target dari Program Makmur PG tahun 2023 ini dapat terlampaui dengan baik.

“Semakin banyak kita berkolaborasi, manfaat yang dihasilkan dari pelaksanaan Program Makmur juga bakal semakin luas. Kita juga harus bisa menjalankan program Makmur yang saat ini kita perluas pemahaman dan kontribusinya hingga pada regenerasi pejuang pertanian,” kata Dwi Satriyo.

Selain mengoptimalkan pelaksanaan Program Makmur, Santri Makmur dan Taruna Makmur juga menjadi salah satu upaya Petrokimia Gresik dalam mendorong regenerasi petani di tanah air. Seperti diketahui, pada program sebelumnya juga telah aktif melibatkan generasi muda dalam upaya optimalisasi sektor pertanian, salah satunya melalui kegiatan Jambore Petani Muda yang diselenggarakan setiap tahun, dan kali ini melalui Santri Makmur dan Taruna Makmur.

“Melalui program ini, kami mengajak generasi muda untuk melihat langsung betapa besar potensi sektor pertanian jika dikelola dengan optimal. Hal ini diharapkan akan menjadi magnet bagi generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian,” pungkas Dwi Satriyo.(nia)

No More Posts Available.

No more pages to load.