Dekranasda Gelar Kompetisi Desain Produk Kriya 3D Printing

oleh -1.088 views
Ketua Dekranasda Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak.

KILASJATIM.COM, Surabaya – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Timur menggelar Kompetisi Desain Produk Kriya 3D Printing 2020 di Surabaya, Selasa (21/1). Kegiatan ini merupakan ide kreatif pilot project yang dilakukan di luar kebiasan.

Ketua Dekranasda Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, Selasa (21/1) malam mengatakan, tujuan diselenggarakan kegiatan ini adalah untuk menyambut semangat Gubernur Jawa Timur bagaimana cara bisa bersinergi dengan industri 4.0.

Diharapkan yang selama ini sudah dilakukan oleh Dekranasda Jawa Timur adalah pembinaan secara konvensional dengan pembentukan kriya-kriya yang caranya masih konvensional. Meskipun kriya-kriya yang caranya masih konvensional, tetapi dengan memanfaatkan teknologi agar apa yang dilakukan Dekranasda bisa four poin zero.

“Kegiatan ini menyasar para anak-anak muda kalangan melenial, karena selama ini para pengrajin kebanyakan 80 persen lebih dari kalangan senior,” ujar Arumi.

BACA JUGA: Pentingnya Chemistry dalam Dekranasda

Oleh sebab itu Kata Arumi, melalui pilot projek seperti ini dengan waktu yang terbatas cenderung buru-buru mendadak persiapannya bermodalkan nekat, Dekranasda memberanikan diri menyelenggarakan sebuah kompetisi desain dan produk yang harapannya bisa menfasilitasi dikalangan melenial.

Kemudian kegiatan ini untuk menciptakan pendekatan yang baru melalui treding printing. Karena melihat potensi yang luar biasa di kegiatan ini jangan sampai tidak terpakai  karena masih jauh lebih efisien dalam prosesnya. Selanjutnya bagaimana caranya kalangan melenial dari kalangan usia sekolah dan mahasiswa ide-idenya masih cemerlang dapat difasilitasnya dan diwadahi.

Dekranasda sebenarnya banyak kegiatan, tetapi dalam perjalanannya masih menemukan dalam kegiatan tersebut banyak yang senior dengan cara konvensional. Maka timbulah ide menyelenggarakan konpetisi seperti ini.

Untuk menghemat biaya dan waktu maka semua proses kegiatan ini mulai dari awal sampai babak final 10 besar masing-masing kategori semuanya melalui online.

BACA JUGA: Arumi Minta Dekranas Pusat Fasilitasi Perajin Jatim di Luar Negeri

Kompetisi ini diikuti oleh 100 orang peserta. Presentasi wawancara penjelasan dari peserta semuanya melalui media online skayf. Hal ini dilakukan  karena dewan juri kompetisi dari beberapa kalangan seperti dari Kementerian Perindustrian, perguruan tinggi  ITS  dan Ciputra ada di Jakarta dan Surabaya  serta daerah lain. Maka untuk menyingkat waktu maka penjuriannya digunakan media online.

Dari jumlah 100 orang peserta yang mendaftar setelah disaring menjadi 10 orang peserta dan pemenangkan diambil tiga besar dari masing-masing kategori.

Hasil seleksi dari para juri telah dipilih untuk pemenang kategori pemula pelajar dan mahasisa juara 1. Faya Harlina Putri, juara 2. Agalih Ardian, dan juara 3. Surya Puparina. Untuk pemenang kategori profesional/akademisi juara 1. Faisal Reski Dafit juara 2.Nike Jordan Ektira dan  juara 3. Martunus Prahma Dwilaksana.

Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil E Dardak, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim, Drajat Irawan dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jatim, Mas Purnomo Hadi. (kominfo/kj9)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.