Astra Life Ajak Milenial Siapkan Hidup Berkualitas Untuk Hari Tua

oleh -1 Dilihat

KILASJATIM.COM, Jakarta – Sebagai generasi yang tergolong usia produktif, salah satu tantangan terbesar bagi

para milenial adalah menjaga kesehatan fisik maupun mental di tengah berbagai kesibukan bekerja.

Memperingati Hari Lanjut Usia setiap tanggal 29 Mei, PT ASURANSI JIWA ASTRA (Astra Life) mengajak para milenial agar bisa menyiapkan hidup yang berkualitas untuk hari tua meski
menghadapi berbagai kesibukan dalam bekerja.

Windy Riswantyo, VP, Head of Marketing & Branding and Digital Channel Astra Life menjelaskan fenomena gig economy yang semakin marak saat
ini terlebih pada generasi milenial tentu perlu diimbangi dengan menjaga kesehatan, agar saat ini dan hari tua nanti penuh dengan rasa tenang.

“Dengan semangat #iGotYourBack, kami tidak bosan mengajak dan mengingatkan masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, dan menyiapkan masa depan dengan sebaik-baikny,” kata Windy dalam siaran resminya.

Untuk menciptakan hidup berkualitas di masa tua simak tips berikut ini:
1. Jaga kebugaran tubuh dengan aktif bergerak

Berolahraga teratur secara konsisten dapat membuat tubuh lebih bugar dan sehat. Namun, padatnya jadwal bekerja yang dihadapi milenial seringkali menjadi hambatan untuk meluangkan waktu berolahraga. Hal ini bisa disiasati dengan olahraga secara sederhana, misalnya luangkan 10-15 menit setiap pagi untuk latihan fisik di rumah dengan alat olahraga sederhana seperti
skipping, hand grip, dan dumbbell.

Ketika sudah berada di tempat bekerja, memastikan tubuh tetap aktif bergerak juga bisa dilakukan dengan beragam cara, misalnya naik turun tangga menuju ke ruang kerja, mengisi botol minum di ruang pantry, serta melakukan peregangan otot-otot setelah duduk dalam jangka waktu yang lama.

Selain bermanfaat untuk kebugaran, membuat tubuh aktif bergerak juga bisa membantu mencegah penyakit yang kerap kali muncul saat memasuki masa tua, seperti penyakit jantung, stroke, kolesterol tinggi, osteoporosis, hingga
diabetes.

2. Jaga kesehatan tubuh dengan cek rutin

Di tengah kesibukan, luangkan waktu untuk melakukan pengecekan kesehatan rutin (medical check-up) setidaknya 1 -2 tahun sekali. Selain karena biayanya yang dianggap cukup mahal, seseorang seringkali mengabaikan pentingnya medical check-up rutin karena khawatir saat mengetahui hasil pemeriksaan yang akan didapat. Padahal pengecekan ini berguna untuk memastikan kondisi tubuh tetap sehat dan membantu penanganan yang lebih awal jika ada indikasi penyakit tertentu di dalam tubuh. Pengecekan kesehatan yang sederhana dapat dilakukan sendiri, misalnya dengan memiliki timbangan berat badan, tensimeter, atau glucometer
yang bisa digunakan secara rutin.

Jika hasil pemeriksaan tidak sesuai batas normal, bisa segera konsultasikan ke dokter. Saat ini sudah banyak tersedia platform telemedisin yang membuat
konsultasi dengan dokter bisa dilakukan di manapun. Namun perlu diingat, medical check-up menyeluruh di fasilitas kesehatan dan pemeriksaan dari dokter secara langsung sebaiknya tetap
dilakukan agar informasi mengenai kondisi kesehatan tubuh bisa lebih terperinci.

3. Jaga asupan agar sesuai dengan kondisi kesehatan

Tidak semata-mata mencari asupan sehat, namun penting untuk mengonsumsi asupan sesuai kandungan nutrisi yang disesuaikan pada kondisi tubuh. Misalnya, makanan rendah gula untuk pengidap diabetes, rendah garam untuk pengidap hipertensi, atau makanan rendah lemak untuk seseorang dengan kadar kolesterol yang tinggi. Bagi para milenial yang terkendala dengan
keterbatasan waktu, saat ini banyak tersedia katering makanan dan minuman sehat yang bisa didapatkan melalui aplikasi pesan-antar online.

Tidak jarang, katering tersebut mencantumkan informasi nutrisi yang terkandung dalam menu yang disajikan sehingga kita bisa dengan mudah menyesuaikan menu mana yang nutrisinya sesuai bagi tubuh. Bagi milenial yang gemar berwisata kuliner, mencoba menu baru juga bisa menjadi kegiatan yang sangat menyenangkan asal diimbangi dengan pilihan makanan yang bergizi, misalnya dengan memenuhi unsur karbohidrat,
protein, mineral, lemak, dan vitamin.

4.Jaga kesehatan mental dengan orang-orang terkasih

Selain fisik, menjaga kesehatan mental juga perlu dilakukan agar pikiran tetap positif dan termotivasi dalam hidup. Menjaga kesehatan mental bagi para milenial dapat dilakukan melalui
sosialisasi dengan keluarga, kelompok sebaya, atau komunitas. Selain itu, mencurahkan hal-hal yang mengganjal di hati dan pikiran kepada orang-orang terdekat juga bisa dilakukan agar
terhindar dari stres. Para milenial yang terkendala kesibukan untuk bertemu dengan orang-orang terdekat bisa berkomunikasi melalui video call agar suasana berbincang dapat terasa lebih hidup.

Saat sudah memiliki waktu luang, ciptakan pula quality time bersama orang-orang yang dikasihi misalnya dengan makan malam, nonton, atau traveling bersama.

5. Lengkapi dengan perlindungan atas penyakit kritis

Selain menjaga kesehatan fisik dan mental untuk menyiapkan hidup yang berkualitas di hari tua, milenial juga bisa melengkapinya dengan memiliki asuransi yang memberikan perlindungan  terhadap penyakit kritis. Umumnya, seseorang baru sadar akan pentingnya memiliki asuransi saat
sudah mengidap penyakit tertentu. Padahal, memiliki asuransi dengan perlindungan atas penyakit kritis bisa disiapkan sejak masih dalam keadaan yang sehat agar siap untuk biaya
perawatan medis yang cukup mahal.

Asuransi penyakit kritis akan memberikan Uang Perlindungan untuk biaya perawatan. Salah satu produk asuransi penyakit kritis yang bisa dimiliki adalah Flexi Critical Illness dari Astra Life.

Produk asuransi ini akan memberikan perlindungan atas tiga penyakit kritis yaitu stroke, jantung, dan kanker termasuk kanker tahap awal. Flexi Critical Illness memberikan Uang Perlindungan hingga Rp2 miliar
tanpa perlu cek medis. Nasabah juga bisa mengatur sendiri harga premi dan besar Uang Perlindungan sesuai kebutuhan, sehingga asuransi yang dimiliki sesuai dengan kebutuhan di setiap tahapan hidup nasabah.

Bagi milenial yang enggan untuk membayar polis asuransi dalam kurun waktu yang panjang, Flexi Critical Illness memberi kemudahan dengan pembayaran premi yang dapat dibayar per tahun hingga nasabah berusia 85 tahun. (kj8)

No More Posts Available.

No more pages to load.