81 Siswa SMKN1 Sidoarjo Terima Sertifikat Pelatihan dari HAPI

oleh -1.208 views

Ketua DPP HAPI  Mochamad Soleh membagikan sertifikasi kepada siswa SMKN1 Sidoarjo yang telah mengikuti pelatihan pemasangan atap baja ringan Rabu (12/02/2020)

 

KILASJATIM.COM, Sidoarjo – Sebanyak 81 siswa SMKN 1 Sidoarjo khususnya kelas 12 yang sudah mengikuti pelatihan pemasangan atap baja ringan beberapa waktu yang lalu akhirnya mendapatkan sertifikasi yang diberikan DPP Himpunan Aplikator Indonesia (HAPI) Rabu (12/02/2020)

Ketua DPP HAPI Mochamad Soleh mengatakan dengan adanya sertifikasi pelatihan ini diharapkan nantinya para siswa sudah lebih siap untuk bisa mengikuti jenjang berikutnya yaitu uji kompetensi profesi.

“Minimal nantinya siswa SMK yang akan mengikuti uji kompetensi ini sudah mempunyai bekal pengalaman bekerja ataupun magang paling lama satu tahun,” kata Mochamad Soleh, saat penyerahan di SMKN 1 Sidoarjo, Rabu (12/2/2020).

Ditambahkan Soleh dengan adanya uji kompetensi ini menandakan bahwa aplikator – aplikator yang sudah berpengalaman paling tidak mempunyai sertifikasi dan diakui oleh Lembaga Sertifikasi Profesi yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi.

“Untuk bisa mengikuti uji kompetensi ini tidak murah, dan kebanyakan aplikator ini terkendala biaya dan juga waktu. Untuk itu HAPI hadir agar bisa membantu subsidi para aplikator mendapatkan sertifikat,” tegas Soleh.

Sementara itu Kepala SMKN 1 Sidoarjo, Abdul Rofiq menyambut gembira dengan adanya uji sertifikasi pelatihan yang diberikan oleh HAPI ini khususnya untuk anak-anak kelas 12. Karena diakui Abdul Rofiq, dengan kemampuan dasar yang sudah dimiliki anak-anak ini, kedepannya mereka bisa lebih mengembangkan diri.

“Paling tidak dengan adanya sertifikasi pelatihan yang diberikan HAPI, anak-anak menjadi lebih tahu dan paham struktur dasar pemasangan kerangka baja ringan ataupun bahan konstruksi yang lainnya,” urai Rofiq seraya menambahkan pihaknya berharap kerjasama ini ke depan bisa terus berkelanjutan untuk anak-anak didiknya, mengingat kondisi di negara Indonesia yang saat ini benar-benar harus sudah bisa memahami kebutuhan yang ada di masyarakat.(kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.