Usai Insiden Wediawu, Bonek Pilih Jalan Damai Lewat Aksi Bunga

oleh -171 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Oplus_131072

KILASJATIM.COM, Surabaya – Suasana berbeda terlihat di sejumlah titik jalan di Surabaya. Sekelompok suporter Persebaya, Bonek, bersama jajaran Polrestabes Surabaya membagikan bunga kepada pengendara berpelat nomor N (Malang), sebagai simbol perdamaian.

Aksi ini menjadi respons atas insiden perusakan mobil dan pengeroyokan di kawasan wisata Pantai Wediawu, Malang, yang melibatkan oknum suporter Aremania. Peristiwa itu menyebabkan sejumlah kendaraan rusak dan sedikitnya enam orang mengalami luka.

Di tengah ketegangan yang sempat mencuat, Bonek memilih meredam situasi dengan cara berbeda: menyapa dan memberi bunga.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi, mengatakan aksi ini merupakan bentuk komitmen bersama menjaga kondusivitas.

“Ini pesan bahwa Surabaya aman untuk semua. Tidak ada tempat untuk kekerasan. Kami ingin menunjukkan bahwa solidaritas dan kemanusiaan lebih penting,” ujarnya di sela kegiatan, Selasa (5/5/2026) malam.

Menurut Luthfi, pihak kepolisian tidak hanya fokus pada penegakan hukum atas insiden di Wediawu, tetapi juga memastikan situasi tetap terkendali di wilayah lain.

“Kami mengedepankan pendekatan humanis agar tidak ada konflik lanjutan. Masyarakat harus merasa aman, termasuk saudara-saudara kita dari Malang,” tambahnya.

Salah satu Bonek, Rizal (27), mengatakan aksi ini lahir dari keprihatinan atas kejadian yang mencederai nilai sportivitas.

“Kami tidak ingin kejadian itu mewakili suporter. Sepak bola harusnya menyatukan, bukan memecah,” katanya.

Bonek lainnya, Andi (32), menegaskan bahwa aksi berbagi bunga adalah simbol bahwa rivalitas tidak boleh melampaui batas kemanusiaan.

“Kalau ada yang salah itu oknum, bukan semua. Kami ingin menunjukkan bahwa kami tetap saudara,” ujarnya.

Para pengendara berpelat N yang melintas tampak terkejut sekaligus terharu menerima bunga. Beberapa di antaranya bahkan berhenti sejenak untuk menyampaikan terima kasih.

Baca Juga :  Persebaya Siap Beri 100 Persen Saat Lawan Dewa United

Aksi ini pun menjadi penegasan bahwa di tengah luka akibat insiden kekerasan, ruang untuk saling memahami dan merajut kembali persaudaraan tetap terbuka. (cit) 

No More Posts Available.

No more pages to load.