Wisatawan Surabaya Dikeroyok di Pantai Wediawu, Mobil Dirusak dan 6 Orang Luka

oleh -198 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Salah satu kendaraan wisatawan asal Surabaya yang dirusak orang tak dikenal di Pantai Wediawu.
Salah satu kendaraan wisatawan asal Surabaya yang dirusak orang tak dikenal di Pantai Wediawu. Ada 6 orang yang mengalami luka akibat diekroyok. (Foto: @kitabonek)

KILASJATIM.COM, Malang – Dugaan pengeroyokan terhadap rombongan wisatawan asal Surabaya terjadi di kawasan Pantai Wediawu, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (5/5/2026) dini hari. Selain melukai korban, pelaku juga merusak sejumlah kendaraan.

Akibat insiden tersebut, enam orang wisatawan mengalami luka-luka. Sementara itu, enam unit mobil dilaporkan rusak, sebagian di antaranya terdapat coretan vandalisme.

Kondisi korban yang dikeroyok orang tak dikenal di Pantai Wediawu, Malang
Kondisi korban yang dikeroyok orang tak dikenal di Pantai Wediawu, Malang. (Foto: @kitabonek)

Aksi pengrusakan dan pengroyokan ini sudah tersebar di media sosial, salah satunya dari akun @kitabonek yang menampilkan beberapa video kondisi mobil yang dirusak serta diberikan tulisan cat semprot yang ditujukan pada salah satu suporter sepakbola. Tak hanya itu, kondisi korban pengroyokan terlihat mengalami luka lebam di bagian wajah serta kepala.

Dalam akun tersebut juga terdapat potongan chat dari korban yang mengatakan saat kejadian terdapat ratusan orang yang mendatangi lokasi korban menginap. Saat kejadian, listrik dilokasi dimatikan sehingga cctv dilokasi ikut mati.

Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan, polisi langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan.

“Petugas sudah mendatangi TKP untuk penanganan awal dan pengamanan situasi,” ujar Bambang, Selasa (5/5/2026).

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif kejadian. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan.

“Kasus ini masih dalam penyelidikan. Kami mengumpulkan keterangan saksi dan alat bukti untuk memastikan kronologi secara utuh,” jelasnya.

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain balok kayu, batu, serta botol minuman keras yang diduga digunakan saat kejadian.

Polisi juga telah memberikan pengawalan kepada rombongan wisatawan guna memastikan mereka dapat kembali dengan aman.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi,” kata Bambang.(cit)

No More Posts Available.

No more pages to load.