KILASJATIM.COM, Surabaya – Persebaya Surabaya bersiap menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Dewa United dalam lanjutan matchday 7 BRI Super League 2025/2026 di Banten International Stadium, Jumat (26/9/2025) malam. Catatan pertemuan memperlihatkan laga ini berpotensi berlangsung ketat, mengingat kedua tim memiliki rekor yang cukup berimbang.
Sejak sama-sama berkompetisi di kasta tertinggi, Persebaya dan Dewa United sudah enam kali bertemu. Rekornya imbang: masing-masing meraih dua kemenangan dan dua kali berbagi angka. Musim lalu, Dewa United bahkan finis di posisi kedua klasemen akhir, meski sempat tertinggal jauh dari Persebaya pada paruh musim.
Dengan catatan tersebut, Green Force diprediksi harus bekerja keras untuk bisa mencuri poin di kandang lawan.
Pelatih Persebaya, Eduardo Perez, menegaskan timnya datang ke Banten bukan hanya untuk bertahan. Ia menyebut persiapan tim berjalan baik dan seluruh pemain siap bertarung.
“Persiapan pekan ini sama seperti sebelumnya. Anak-anak berlatih keras, kami juga sudah menganalisis lawan dan menyiapkan strategi terbaik,” ujar Edu yang dikutip dari laman resmi klub, Jumat (26/9/2025).
Meski mengakui kualitas Dewa United, ia menegaskan timnya tetap memburu hasil positif. “Kami respek pada Dewa, tapi tujuan kami jelas: mencoba membawa pulang poin,” tambahnya.
Hal senada disampaikan striker Persebaya, Mihailo Perovic. Ia menyebut atmosfer latihan sepekan terakhir sangat positif dan meningkatkan motivasi tim.
“Minggu lalu berjalan baik. Kami berlatih keras dan fokus penuh. Seperti laga sebelumnya, kami siap memberikan 100 persen untuk pertandingan ini,” tegas Perovic.
Pertandingan ini menjadi salah satu laga yang paling ditunggu pekan ke-7. Persebaya datang dengan tekad mempertahankan konsistensi di papan atas, sementara Dewa United ingin memanfaatkan status tuan rumah untuk mengamankan poin penuh.
Apapun hasilnya, duel di Banten International Stadium diyakini akan menyajikan permainan terbuka dengan intensitas tinggi.(cit)




