May Day 2026, Rekayasa Lalin Diterapkan di 22 Titik Surabaya

oleh -83 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Ilustrasi (Foto: dok/kilajatim)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Polrestabes Surabaya menyiapkan rekayasa lalu lintas di 22 titik strategis menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran mobilitas warga di tengah potensi aksi massa.

Waka Polrestabes Surabaya, Rosyid Hartanto, mengatakan pengaturan dilakukan dengan sistem kanalisasi, yakni pembagian jalur kendaraan secara terstruktur di titik-titik padat seperti persimpangan dan putar balik.

“Di 22 titik akan diterapkan kanalisasi agar arus kendaraan tidak beririsan dengan pergerakan massa,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

Sejumlah kawasan yang menjadi fokus pengamanan meliputi Jalan Ahmad Yani, Margorejo, Wonokromo, hingga pusat kota seperti Tunjungan dan Tegalsari. Titik lain seperti Bundaran Waru dan akses menuju pusat kota juga dipantau karena berpotensi menjadi jalur utama mobilisasi massa.

Rosyid menjelaskan, jarak antar titik pengamanan telah diatur mulai puluhan meter hingga lebih dari satu kilometer. Hal ini untuk memastikan distribusi personel merata dan respons cepat jika terjadi gangguan.

“Penempatan personel disesuaikan dengan tingkat kerawanan dan kepadatan arus di masing-masing lokasi,” katanya.

Pengamanan tidak hanya melibatkan satuan lalu lintas, tetapi juga personel samapta, reserse kriminal, serta dukungan dari Dinas Perhubungan Kota Surabaya.

Dengan skema ini, arus kendaraan akan diarahkan menjauh dari jalur aksi, sekaligus memudahkan pengalihan lalu lintas secara fleksibel jika situasi meningkat.

Polisi memastikan pendekatan yang digunakan bersifat preventif dan humanis agar peringatan May Day berjalan aman tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.

“Harapannya kegiatan berlangsung tertib, aman, dan tetap menjaga kelancaran lalu lintas,” pungkasnya.(cit)

Baca Juga :  Pemerintah China Akan Support Dana Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo

No More Posts Available.

No more pages to load.