Manfaatkan Internet Biar Tidak Gaptek

oleh

Making, kilasjatim.com: Melalui program Sisternet, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) berkolaborasi dengan Bloggercrony Community (BCC) Malang menggelar pelatihan teknologi digital untuk perempuan Jawa Timur. Dengan tema “Sister UKM Go Online”,  kegiatan diikuti sekitar 50 UKM se Malang Raya, acara berlangsung di Ngalup.Co, Rabu (28/08).

Menurut Group Head XL Axiata East Region, Mochamad Imam Mualim, kegiatan ini sengaja di gelar untuk perempuan yang belum memanfaatkan teknologi digital secara maksimal, guna memacu produktifitas usahanya.

“Kita tahu, banyak UKM yang dimotori oleh perempuan. Namun, banyak di antara mereka gaptek, tidak paham bagaimana memanfaatkan sarana digital yang ada untuk meningkatkan produtivitasnya.  Karena itu, sesuai dengan bidang yang kami kuasai, Sisternet dan BCC Malang ingin sekali membantu teman-teman perempuan pemilik bisnis kecil menengah dengan mengajari mereka memanfaatkan sarana digital.” katanya.

Ia juga menyampaikan sejak diperkenalkan pada 2015, Sisternet terus berupaya untuk menjadi pelopor dalam menginisiasi solusi untuk masalahan sosial yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan Indonesia. Salah satunya, pemanfaatan teknologi dalam  kehidupan sehari-hari, terutama untuk pengembangan usaha.

Dalam kesempatan kali ini, Bloggercrony Community (BCC) sebagai partner Kelas Literasi Digital Sisternet menghadirkan CEO Bayi Banget Hijab, Tyas Windarti, dan Founder Bloggercrony Community, Wardah Fajri sebagai pembicara yang masing-masing membawakan materi “Tim Hebat Omset Melesat” dan “Optimasi Medsos UKM Cerdas Digital”.  Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah komunitas UKM di Malang seperti, Bloggercrony Community BloggerPreneur Malang, Komunitas UMKM Amangtiwi, Malang Creative Fusion, Komunitas Jendela Maju Bersama, A2KM, Berlian, dan Komunitas Bakul Online.

Menurut Dian, salah seorang peserta asal Karang Ploso, Malang yang memiliki usaha bawang goreng, ketumbang dan merica bubuk mengaku sangat senang dapat mengikuti pelatihan tersebut. “Awalnya tidak tahu caranya bagaimana jualan on line, takut ditipu dan sebagainya. Setelah mendengar penjelasan tadi rasanya kok enak dan mudah,” kata ibu dua anak yang sudah dua tahun berjualan secara off line, dengan menitipkan dagangannya di pasar-pasar.

Sementara Sisternet Partrership Management, Astri Mertiana menyampaikan, XL Axiata juga menyediakan Modul Pintar Sisternet yang berisikan informasi, edukasi dalam bentuk konten video untuk Perempuan Indonesia. Modul Pintar Sisternet sengaja dibuat sesuai dengan kebutuhan perempuan. Pengemasannya yang singkat dan padat informasi serta dapat diakses dimanapun dan kapanpun melalui gadget. Adapun kategori Modul Pintar yang bisa diakses, Ibu dan Anak, Literasi Digital, Entrepreneurship dan masih bnyak lagi. Keseluruhan informasi tersebut dapat diakses melalui https://www.sisternet.co.id/modulpintar. 

“Selain media Modul Pintar kelas tatap muka juga harus tetap dilakukan untuk mendukung pembelajaran lebih dalam. Misal kalau ada yang belum paham belajar sendiri dan ada peserta lain yang tanya, secara tidak langsung membuat orang tersebut jadi mengerti. Karena itu kelas semacam ini sangat diperlukan,” terangnya.

Adapun Bloggercrony Community (BCC) merupakan komunitas blogger yang 70% anggotanya perempuan, dengan berbagai latar belakang pekerja maupun ibu rumah tangga. Berdiri sejak 24 Februari 2015 berbasis di Jakarta,  anggota tersebar di berbagai daerah di Indonesia seperti Cirebon, Pekalongan, Bandung, Garut, Semarang, Solo, DIY, Surabaya, Malang, Palembang, Padang, Madura, Banyuwangi, Lamongan, Lombok, Makassar, Kendal, Pemalang,  Lampung, Indramayu, Kalimantan Timur, Denpasar, Medan, Sidoarjo dan Bengkulu.

Beragamnya peserta inilah yang melatar belakangi kolaborasi antara Kelas Literasi Digital Sisternet dan Bloggercrony Community (BCC) untuk menjadi fasilitator pemberdayaan perempuan Indonesia melalui pemanfaatan teknologi digital. 

Berdasarkan data yang dirilis oleh APJII pada 2018, tingkat penetrasi pengguna Internet di Indonesia mengalami peningkatan mencapai 171,17 juta jiwa atau 64,8% dari total populasi dan diperkirakan masih terjadi peningkatan yang signifikan pada tahun selanjutnya.  Penetrasi internet di kawasan urban dan rural pun terus mengalami pertumbuhan yang relatif seimbang.

Dari data yang sama menunjukkan bahwa penetrasi internet di kalangan Ibu Rumah Tangga (IRT) di Indonesia baru mencapai 48,2%. Kondisi ini menjadi tantangan bagi XL Axiata untuk terus menghadirkan solusi kepada seluruh perempuan khususnya Ibu di Indonesia agar dapat beradaptasi  mengaplikasikan perkembangan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari.

“Dengan ini pula, kami berharap para perempuan di berbagai daerah semakin melek teknologi digital. Usahanya makin maju,” harapnya. kj5

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *