Terpilih Aklamasi, Suryanto & Somad Kembali Pimpin PFI Surabaya

oleh -188 Dilihat

KILASJATIM.COM, SURABAYA – Suryanto dan Achmad ‘Somad’ Zaimul Haq, Sabtu (2/12/2023) terpilih secara aklamasi pada musyawarah daerah Pewarta Foto Indonesia (PFI) Surabaya, dan kembali menjadi ketua dan sekertaris untuk PFI Surabaya periode 2023 – 2026.

“Seperti diamanatkan dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga PFI, pasangan ketua dan sekertaris PFI Surabaya periode 2020 – 2023 ini secara resmi kembali menjabat untuk periode 2023 – 2026. Selamat dan sukses buat PFI Surabaya yang telah memiliki ketua dan sekertaris terpilih pada Musda PFI Surabaya 2023, ” terang Becky Subecky ketua sterring commitee Musda PFI Surabaya 2023, Sabtu (2/12/2023) malam.

Dalam perjalanan menuju Musda, lanjut Becky, ada sejumlah kegiatan yang memang ditujukan untuk pemilihan ketua dan sekertaris PFI Surabaya periode 2023 – 2026. “Mulai dari pengumuman rencana musda, termasuk pembukaan pendaftaran calon ketua dan sekertaris juga sudah kita lalui. Dan sesuai aturan dengan adanya satu surat usulan dari anggota yang menunjuk Suryanto dan Somad kembali menjadi ketua dan sekertaris PFI Surabaya, maka kita tawarkan pada seluruh kuorum secara aklamasi memilih keduanya, dan ternyata disetujui. Alhamdulillah, ” lanjut Becky.

Dihadiri lebih dari separuh anggota PFI Surabaya secara offline di Hotel Regantris Surabaya, dan sejumlah peserta online, musyawarah daerah tahun 2023 ini berlangsung sederhana dan hangat. Ditutup dengan mendengarkan aspirasi peserta musda, selanjutnya Suryanto ketua dan Somad sekertaris PFI Surabaya segera membentuk kepengurusan baru untuk periode 2023 – 2026.

Sementara itu, ditemui seusai musda, Suryanto ketua PFI Surabaya 2023 – 2026 berharap dalam periode kepengurusannya nanti PFI Surabaya mampu menjawab tantangan di masa mendatang terkait dengan profesi pewarta foto jurnalistik. “Yang tidak kalah penting adalah semakin meningkatnya partisipasi segenap anggota, agar kita bersama mampu menghadapi berbagai perkembangan pengetahuan maupun teknologi sehubungan dengan profesi pewarta foto jurnalistik, ” tegas Suryanto.(tok)