Taruna AAL Terima Sosialisasi Program JKN – KIS

oleh
Istimewa

Surabaya, Kilasjatim: Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) tingkat ll, lll dan lV, menerima sosialisasi Program JKN – KIS dari Dinas Kesehatan Angkatan Laut (Diskesal) bekerjasama dengan BPJS Kesehatan yang digelar di Gedung Mas Pardi, Kesatrian AAL, Bumimoro, Surabaya.

Direktur Personel (Dirpers) AAL, Kolonel Laut (E) Prasetyo Tri Yudanto mewakili Gubernur AAL, Mayjen TNI (Mar) Nur Alamsyah membuka Sosialisasi Program JKN-KIS yang disampaikan Kasubdisyankes Diskesal Kolonel Laut (K) dr. Sulaiman.

Tampak hadir Kasubditkes, Ditpers AAL, Letkol Laut (K) dr. Bambang Hartono, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya drg. Betsy. M.O Roeroe, Kabid KPP BPJS Kesehatan Cab. Surabaya Wiedho Widiantoro beserta rombongan, Karumkit AAL, perwira staf Subditkes dan perwira pengasuh Taruna AAL lainnya.

Gubernur AAL dalam sambutannya yang dibacakan Dirpers mengatakan, tujuan diselenggarakan sosialisasi ini adalah untuk memberikan pencerahan dan pemahaman kepada Taruna AAL tentang hal-hal yang berkaitan dengan program JKN-KIS.

Keberadaan JKN lanjut Gubernur, merupakan implementasi amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Sosial dan Jaminan Kesehatan kepada seluruh masyarakat,  terutama di bidang kesehatan yang meliputi peningkatan kesehatan, pencegahan, pengobatan penyakit dan pemulihan kesehatan termasuk obat-obatan dan bahan medis.

Karena itu Gubernur berharap, program ini dapat memberikan pelayanan terbaik khususnya bagi Taruna AAL.

“Kepada para Taruna saya tekankan agar mengikuti dan menyimak dengan sungguh-sungguh apa yang akan disampaikan narasumber, sehingga mengerti dan memahami program-program yang ada di JKN,” jelasnya, awal pekan ini.

Sementara itu Kadiskesal dalam amanatnya yang dibacakan Kasubdityankes mengatakan bahwa salah satu tujuan dari BPJS Kesehatan yaitu, melaksanakan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, termasuk para Taruna AAL.

BPJS kesehatan ini lanjutnya, merupakan salah satu dari empat JKN lainnya yang diselenggarakan pemerintah, untuk itu perlu terus dikembangkan sesuai kebutuhan pelayanan kepada masyarakat Indonesia dengan berbagai cara dan aplikasi yang mendukung. (KJ2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *