PU Bina Marga Jatim Langsung Lakukan Perbaikan Jalur Ambles di Ponorogo-Pacitan di KM 226

oleh -1.014 views
Petugas PU Bina Marga Jatim, dan petugas polisi saat mengatur lalu lintas jalan ambles di Ponorogo-Pacitan.

KILASJATIM.COM, Surabaya – Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Jawa Timur langsung bergerak cepat dalam melakukan perbaikan amblasnya jalan di Jalan Ponorogo-Pacitan. Ini menyusul, jalan Propinsi itu ambles, tepatnya di KM 226 Jatim atau KM 32 Ponorogo masuk Desa Wates, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo.

Dimana ambles dan kerusakan badan jalan ini, terjadi Kamis (20/2) sekitar pukul 03.00 WIB. Dinas Bina Marga Jatim telah berkoordinasi dengan aparat terkait seperti Kepolisian untuk mengatur arus lalu lintas yang melintasi ruas jalan tersebut.

Kepala UPT PJJ Madiun Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Jatim, Ir. Marijatoel Kittijah, MT dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/2) mengatakan, untuk mengatasi hal tersebut, Bina Marga Jatim sementara akan menutup sebagian ruas jalan yang amblas, penanganan sementara dengan diurug untuk menormalisir badan jalan sambil melihat perkembangan kondisi lebih lanjut.

Nantinya ruas yang ambles akan ditimbun sirtu, ditelford dan lapen. Untuk memperkuat mengunakan sheet pile. “Kami menargetkan pengerjaan tersebut akan berlangsung hingga dua minggu kedepan, sehingga normalisasi segera bisa dilakukan,” terangnya.

BACA JUGA: Masuk Ponorogo, Bisnis Minimarket Harus Terima Kritik Pemkab    

Amblesnya jalur Ponorogo-Pacitan ini dipicu hujan deras, mulai Rabu sore hingga Kamis dini hari. Akibatnya, tanah badan jalan provinsi itu tak mampu menahan curah air hingga ambles dan longsor. Karena hujannya cukup lama, hingga menyebabkan Jalan Raya Ponorogo-Pacitan KM 226 Jatim/KM 32 Ponorogo mengalami ambles.

Meski demikian, amblesnya jalur Provinsi ini masih bisa dilalui kendaraan. Akan tetapi, harus berhati-hati karena menggunakan siatem buka tutup.

Apalagi, jalan yang amblas sepanjang 6 meter, lebar 3 meter dengan kedalaman 10 meter. Untuk kendaraan muatan berat disarankan agar mencari jalan alternatif lain. Karena jalan sangat berbahaya untuk dilalui kendaraan berat. Terutama kendaraan yang memiliki muatan 8 ton akan dialihkan lewat jalur Wonogiri. (kominfo/kj8)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.