Kembali ke Kampus, Beri Motivasi dan Berbagi Ambulan

oleh -1045 Dilihat

Foto: kilasjatim/tqi

KILASJATIM.COM, Malang – Bisnis harus menghasilkan provide, bermanfaat untuk orang lain, tidak hanya terkenal saja. Jatuh bangun menjadi hal biasa, sebab itu harus memiliki mental baja sejak awal.

Hal ini disampaikan Founder J99 Corp., Gilang W. Pramana alias Juragan 99, bersama Bayu Eko Moekti A. Md atau Bayu Skak dan Mukti Ali pemilik PO. Mandala Putra, Bisnya Orang The Mabuh dalam acara Seminar Nasional Ekonomi Kreatif Bersama Alumni Universitas Negeri Malang (UM), Senin (6/11/2023).

Dalam acara yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Malang (UM). Gilang mengaku senang hadir sebagai pembicara, berbagi motivasi sukses berbisnis, sekaligus bernostalgia pada kampus tempatnya menimba ilmu.

“Sangat menyenangkan bisa kembali ke kampus, UM tentu memiliki tempat istimewa di hati saya. Ketika diminta untuk berbagi pengalaman dan memberikan motivasi seputar dunia kerja dan dunia usaha, saya bersemangat sekali dan langsung bersedia. Sebagai alumni, saya senang bisa mendukung kemajuan atau pun kegiatan-kegiatan positif seperti hari ini,” ungkap alumni Fakultas Sastra Angkatan 2007 tersebut.

Ia juga menyampaikan jika dunia kerja dan dunia usaha itu keras dan penuh tantangan serta dinamika yang sulit ditebak, oleh karena itu mental juara dan semangat untuk terus maju adalah modal utama yang bisa dipupuk oleh adik-adik mahasiswa dan pelajar mulai sekarang.

“Di J99 Corp. dan seluruh unit bisnis, saya senantiasa membawa semangat juara dan harapan untuk menginspirasi bangsa. Saya berharap dukungan yang kami berikan kepada kampus UM bisa membawa manfaat dalam jangka panjang. Bukan hanya bagi civitas akademika saja juga untuk masyarakat yang lebih luas,” tambahnya.

Baca Juga :  Upaya Diskopindag Tingkatkan Daya Saing Pelaku UMKM Kota Malang

Sementara pembicara lain, Bayu Skak, menyampaikan untuk menjadi orang sukses, harus percaya diri, tidak malu dengan karya sendiri dan siap bekerja sama untuk menciptakan ekosistem yang mendukung kreativitas kita.

“Ke depan yang berjaya itu industri kreatif. Lihat saja Jepang dan Korea Selatan, tanpa mengeruk hasil bumi income dari jualan ide, bikin film, drama luar biasa dpaknya, membuat orang harus memakai hape samsung dan makan kimci,” katanya.

Sementara, Mukti Ali pengusaha bus yang juga PNS di Pamekasan, meminta agar pelajar dan mahasiswa tidak berkecil hati. Sekalipun bukan dari keluarga kaya harus tetap berusaha, mewujudkan mimpinya.

“Saya tidak punya DNA pengusaha dan pedagang. Bapak saya petani, ibu buta huruf. Tapi saya bisa, kuncinya optimis dan bekerja keras. Jangan lupa bekerja juga harus bermanfaat untuk orang lain,” ungkapnya.

Di akhir acara, J99 Corp. memberi bantuan sebuah ambulance kepada pihak kampus melalui BEM UM. (tqi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.