Jadi Salah Satu Tuan Rumah Piala Dunia U-17, PHRI Jatim Optimis Okupansi Capai 90%

oleh -1641 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Surabaya menjadi salah satu tuan rumah di ajang Piala Dunia U-17 di Indonesia yang akan digelar mulai 10 November hingga 2 Desember 2023. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jatim optimistis okupansi hotel di Surabaya bisa meningkat mencapai 80% hingga 90%.

“Okupansi ini kan terkait jumlah keterisian kamar, jadi kalau sekarang rata-rata 50%, nanti bisa jadi 80% di acara itu untuk hotel-hotel di kawasan ring 2 atau yang cukup jauh dari stadion. Untuk hotel di ring 1 dekat stadion, target kita bisa sampai 90%,” ujar Ketua PHRI Jatim Dwi Cahyono belum lama ini.

Dwi mengungkapkan bahwa rata-rata hotel yang ditargetkan mengalami kenaikan okupansi ini memang hotel yang lokasinya di tengah kota dan yang dekat dengan Stadion Gelora Bung Tomo sebagai salah satu venue pertandingan Piala Dunia U-17.

Dwi mengatakan perhelatan Piala Dunia U-17 itu tidak hanya memberikan dampak positif bagi okupansi hotel tetapi juga berbagai produk hotel, produk UMKM, hingga pariwisata yang juga akan merasakan dampak positif perhelatan Piala Dunia U-17.

“Jadi kalau event gini, tidak hanya FnB di hotel, tapi FnB di sekitar stadion juga pasti full, semuanya juga pasti kena dampaknya. Karena orang menginap di hotel kan hanya untuk istirahat, dia pasti pingin kuliner keluar. Sehingga UMKM dan destinasi-destinasi wisata juga pasti terdampak,” kata Dwi.

Ia pun berharap dengan diadakannya Piala Dunia U-17 ini merupakan ajang untuk mengenalkan Jawa Timur, terutama Surabaya kepada para official, team, hingga para tamu undangan yang akan terlibat.

Oleh karena itu, PHRI telah melakukan beberapa upaya untuk memastikan bahwa seluruh tamu yang nantinya datang ke Surabaya dalam rangka mendatangi agenda Piala Dunia bisa mendapatkan jamuan yang terbaik.

Baca Juga :  Nikmati Citarasa Menu Otentik Yunani Bernuansa Santorini di Seventeen Lounge

PHRI juga akan bekerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari agen travel untuk penjemputan dari bandara, antar jemput menuju stadiun lokasi pertandingan, hingga kunjungan ke berbagai destinasi wisata di Surabaya dan sekitarnya.

Ia berharap euforia piala dunia bisa benar-benar terasa, sehingga para tamu juga akan memiliki kesan yang baik. Karena ini merupakan kesempatan emas untuk mengenalkan Jawa Timur kepada dunia.

“Kita berharap di hotel euforia piala dunia muncul, namun tetap tidak mengesampingkan corak lokal. Mulai dari pakaian, variasi, makanan, menu, itu harus ditampilkan betul. Ini kesempatan kedatangan dari seluruh dunia, untuk mengenalkan Jawa Timur,” pungkas Dwi. (bbs/nic)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.