Bupati Tuban Ikut Panen Ikan Kerapu Milik Petani

oleh
Bupati Tuban saat ikut panen ikan kerapu.

KILASJATIM.COM, Tuban – Bupati Tuban, H. Fathul Huda memanen ikan kerapu macan milik kelompok budidaya ikan kerapu binaan Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Tuban di Desa Bancar, Kecamatan Bancar, Selasa (24/12).

Bupati Tuban didampingi istri; Komandan Kodim 0811/Tuban; Kepala Diskanak Kabupaten Tuban; bersama-sama menumpang kapal untuk meninjau dan memanen ikan kerapu langsung dari keramba apung laut. Selanjutnya juga dilakukan penebaran benih di keramba apung lainnya.

Kegiatan panen ikan kerapu ini juga diikuti Kepala Diskominfo dan Kepala DPKP Kabupaten Tuban; Camat bersama Forkopimca Bancar; Pusat Studi Pesisir Kelautan Universitas Brawijaya; anggota PKK Kabupaten Tuban; dan nelayan binaan Diskanak Kabupaten Tuban.

Kepada awak media, Bupati Tuban mengatakan tujuan kegiatan ini untuk mengetahui secara langsung hasil budidaya ikan kerapu dari sisi ekonomi. Selain itu, juga kontribusinya di masyarakat di Kabupaten Tuban. “Sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama nelayan,” tuturnya.

BACA JUGA: Jelang Nataru, Aparat Gabungan Tuban Geledah Kamar Tahanan WBP  

Bupati Huda menyatakan akan dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan budidaya ikan kerapu macan ini. Akan dihitung nilai ekonomisnya. Juga dipertimbangkan potensi dan keberlangsungan (sustainable) budidaya ikan kerapu macan itu sendiri.

Bupati menjelaskan perlu diperhatikan terkait biaya produksi, total penjualan, dan omzet dari nelayan yang mengikuti program tersebut, sehingga dapat diketahui apakah program itu berhasil atau tidak.

“Jika memang memungkinkan, akan dikembangkan dengan 10 keramba sehingga dapat dilakukan panen setiap satu bulan sekali,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Diskanak Tuban, Ir. M. Amenan, M.MT., menerangkan kegiatan panen ikan kerapu macan telah dilakukan sebanyak empat kali, dengan bobot ikan sekitar 500-700 gram.

BACA JUGA: Bupati Tuban Akan Menindak Tegas Perusahaan yang Tidak Menjalankan Program CSR

Untuk sekali panen kurang lebih 5-6 bulan, dengan menghitung harga jual ikan sebesar Rp. 85 ribu per kilogram maka akan diperoleh pendapatan bersih sekitar Rp 45-  50 juta. Per bulan akan memperoleh pendapatan sekitar Rp 9 juta. “Dapat dikatakan budidaya ini sangat menguntungkan,” jelasnya.

Amenan menambahkan saat ini kelompok binaan Diskanak Tuban telah memiliki 5 keramba. Masing-masing keramba terdiri dari 8 kotak budidaya dengan sebaran benih sekitar 3.500 sampai 4.000 benih. “Salah satunya adalah yang kita panen sekarang ini,” ujarnya.

Usai memanen dan menebar benih ikan kerapu macan, Bupati Tuban bersama rombongan menyempatkan mengunjungi Sentono Water Park di Desa Bancar. Objek wisata ini merupakan inovasi desa setempat yang dikelola bersama warga desa. (hms/kj25)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *