Alfamart  – Mizan Amanah Salurkan Bantuan Sembako untuk 50 Lansia di Wiyung Surabaya

oleh -32 Dilihat

Ahmad Amirul mu’minin Sekretaris RT 11 RW 03 Kelurahan Babatan Kecamatan Wiyung Kota Surabaya bersama perwakilan  Alfamart menyerahkan langsung bantuan sembako kepada lansia yang membutuhkan. (kilasjatim.com/Nova)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Alfamart menggandeng Mizan Amanah menyalurkan sejumlah paket sembako untuk masyarakat pra sejahtera. Kali ini menyasar komunitas lansia di wilayah Dukuh Karangan, Wiyung Surabaya.

Corporate Communication Alfamart Ame Dwi Pramesti mengatakan, baksos seperti ini digelar secara rutin setiap bulan dan menyasar komunitas yang berbeda-beda. Seperti komunitas sopir angkot, ojol, anak yatim, lansia, dan masyarakat pra sejahtera lainnya.

” Untuk baksos di bulan Juni 2022 menyasar lansia di wilayah Wiyung sebanyak 50 paket. Hal yang sama sebelumnya baksos kami berikan sejumlah 50 paket untuk lansia di wilayah Menunggal, Gresik,’ kata Ame disela penyerahan bantuan dengan mendatangi rumah para lansia Senin (20/6/2022).

Ditambahkan Ame, kali ini sumber dananya dari uang donasi atau pengembalian konsumen yang selanjutnya dikelola bersama Mizan Amanah. Sebelumnya kami baksos rutin juga tapi pendanaannya dari CSR (dana internal perusahaan).

CSR yang diwujudkan dengan sembako ini, diakui saat ini masih banyak dibutuhkan masyarakat. “Bantuan pendidikan dan bantuan kesehatan juga ada, kita salurkan melihat kebutuhan masyarakat yang menjadi sasaran penerima bantuan,’ pungkas Ame.

Pada kesempatan yang sama, Ahmad Amirul mu’minin Sekretaris RT 11 RW 03 Kelurahan Babatan Kecamatan Wiyung Kota Surabaya sangat  berterimakasih kepada managemen Alfamart yang peduli pada warganya, khususnya para lansia yang memang membutuhkan bantuan.

Menurut dia, warga RT XI RW III Kelurahan Babatan ini memiliki sekitar 200 kepala keluarga/KK. ‘’Warga disini 50 persen kehidupannya kurang beruntung,’’ kata Achmad Amirul Mukminin, yang akrab disapa Iwan ini.

Dipilihnya lansia kali ini karena kenyataannya banyak para lansia yang tidak mendapatkan bantuan seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT), PKH dan sejenisnya. “Pihak RT sengaja memilih mereka karena memang membutuhkan bantuan,” papar Iwan. (kj2)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.