Lima Bulan, 108 Pelaku Curanmor Ditangkap di Surabaya

oleh -185 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Surabaya sedang rawan aksi kejahatan jalanan. Pelaku tak lagi melakukan aksi saat korban terlelap tetapi saat jam sibuk siang hari. (Foto: dok Humas Polrestabes Surabaya)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih menjadi kejahatan jalanan yang paling banyak terjadi di Surabaya. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, Polrestabes Surabaya mengamankan 192 orang yang terlibat dalam berbagai tindak pidana jalanan, dengan kasus curanmor mendominasi pengungkapan.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengatakan pihaknya berhasil mengungkap 163 kasus kejahatan jalanan dan tindak pidana 3C yang meliputi pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), serta pencurian kendaraan bermotor.

Dari total kasus yang diungkap, sebanyak 97 kasus merupakan curanmor. Selain itu, polisi juga menangani 15 kasus curas dan satu kasus curat.

Tak hanya itu, aparat kepolisian juga mengungkap 37 kasus gangster dan premanisme, sembilan kasus kepemilikan senjata tajam, dua kasus bahan peledak, serta dua kasus pembunuhan.

“Dari total kasus yang diungkap, curanmor masih mendominasi,” kata Luthfie, Jumat (5/6/2026).

Dalam pengungkapan kasus curanmor tersebut, polisi menangkap 108 pelaku dari berbagai wilayah di Surabaya. Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku umumnya menggunakan kunci modifikasi atau letter T untuk merusak rumah kunci kendaraan sebelum membawa kabur motor incarannya.

Selain menggunakan alat khusus, pelaku juga kerap memanfaatkan kelengahan pemilik kendaraan, terutama yang memarkir sepeda motor tanpa pengaman tambahan atau di lokasi minim pengawasan.

Dari hasil pengungkapan itu, polisi menyita 21 unit sepeda motor sebagai barang bukti. Sementara 56 unit kendaraan lainnya masih diamankan untuk kepentingan penyidikan sebelum nantinya dikembalikan kepada pemilik sah.

Maraknya kasus curanmor tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan. Penggunaan kunci ganda dan memilih lokasi parkir yang aman dinilai masih menjadi langkah sederhana namun efektif untuk mengurangi risiko pencurian kendaraan bermotor.(cit)

No More Posts Available.

No more pages to load.