RPH Surabaya Target 250 Sapi Qurban, Pendaftar Terus Bertambah

oleh -122 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Ilustrasi (foto: dok RPH Surabaya)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Minat masyarakat menggunakan layanan pemotongan hewan qurban di Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya mulai meningkat sejak pendaftaran dibuka. Hingga Selasa (21/4/2026) siang, jumlah pendaftar tercatat mencapai 51 ekor sapi.

Tahun ini, RPH Surabaya menargetkan pemotongan hingga 250 ekor sapi, naik dibanding realisasi tahun lalu sebanyak 195 ekor.

Koordinator Pelaksana Qurban Amanah RPH Surabaya 2026, Dwi Retno Palupi, mengatakan tingginya minat tetap terjaga meski harga sapi hidup tengah naik. Menurutnya, kemudahan layanan menjadi faktor utama.

“Peserta tidak perlu repot mengurus limbah, pencacahan, hingga distribusi. Daging bisa langsung diterima dalam kondisi siap dibagikan,” ujarnya dikutip dari laman resmi rphsurabaya.co.id, Kamis (23/4/2026).

Pelaksanaan penyembelihan dijadwalkan selama empat hari, mulai Idul Adha 10 Dzulhijah 1446 H (27 Mei 2026) hingga akhir hari tasyrik, 30 Mei 2026. Pada hari pertama, kapasitas pemotongan ditargetkan maksimal 70 ekor sapi pukul 07.00–15.00 WIB.

Sementara pada hari tasyrik, kapasitas meningkat menjadi 80 ekor per hari dengan waktu mulai pukul 06.00 WIB. Khusus hari Jumat, target kembali 70 ekor menyesuaikan waktu salat Jumat.

RPH Surabaya menyediakan dua jenis layanan, yakni potong kemas dan potong sontor. Pada layanan potong kemas, daging langsung dikemas dalam plastik food grade dengan pilihan paket sekitar satu kilogram, baik full daging maupun campuran daging dan tulang.

Biaya layanan ini ditetapkan Rp2,8 juta per ekor untuk sapi dengan bobot maksimal 800 kilogram. Sementara bobot di atas itu dikenakan tambahan Rp100 ribu.

Adapun layanan potong sontor ditujukan bagi masjid atau lembaga yang ingin melakukan pencacahan secara mandiri. Sapi dipotong dalam bagian besar dan dibawa kembali untuk didistribusikan.

Baca Juga :  Persiapan Sarana dan Fasilitas RPH Surabaya Usai Ditetapkan Sebagai Perseroda

“Dengan skema ini, kegiatan qurban di lingkungan masing-masing tetap bisa berjalan,” kata Palupi.

Biaya potong sontor sebesar Rp2 juta per ekor untuk bobot maksimal 800 kilogram, dengan tambahan Rp100 ribu jika melebihi batas tersebut.

Pengguna layanan berasal dari berbagai kalangan, mulai dari yayasan, instansi pemerintah dan swasta, BUMD, hingga masyarakat umum.

RPH mewajibkan pelunasan biaya di awal sebelum penentuan jadwal pemotongan. Hewan qurban juga harus dikirim paling lambat sehari sebelum penyembelihan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan penimbangan.

Saat hari pelaksanaan, perwakilan peserta maksimal dua orang diperbolehkan hadir untuk menyaksikan proses penyembelihan guna memastikan hewan sesuai.

Dengan kapasitas dan layanan yang disiapkan, RPH Surabaya optimistis target pemotongan tahun ini dapat tercapai, sekaligus memastikan distribusi daging qurban berjalan lebih tertib, higienis, dan efisien.(cit)

No More Posts Available.

No more pages to load.