Kloter Pertama Haji Embarkasi Surabaya Diberangkatkan, Ini Pesan Khofifah

oleh -203 Dilihat
Oleh
Frizal
Reporter
Gubernur Khofifah melepas keberangkatan calon jamaah haji embarkasi Surabaya dan berpesan untuk selalu menjaga kesehatan. (Foto: Frizal/kilasjatim)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas keberangkatan kloter pertama jemaah haji Embarkasi Surabaya 1447 H/2026 M di Asrama Haji Surabaya, Rabu (22/4).

Sebanyak 380 jemaah asal Kabupaten Probolinggo diberangkatkan menuju Madinah pukul 09.30 WIB. Rinciannya, 376 jemaah dan empat petugas kloter, dengan rentang usia 15 hingga 86 tahun.

Kloter ini menjadi awal rangkaian pemberangkatan haji dari Embarkasi Surabaya. Pada hari yang sama, total lima kloter dijadwalkan terbang ke Tanah Suci.

Dalam sambutannya, Khofifah menekankan pentingnya menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah, terutama menghadapi cuaca ekstrem di Arab Saudi.

“Jaga kondisi fisik dan kekhusyukan ibadah agar seluruh rangkaian berjalan lancar,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan jemaah untuk mematuhi aturan serta mengikuti panduan manasik yang telah dipelajari. Menurutnya, kesempatan berhaji merupakan anugerah yang harus dijalankan dengan penuh kesungguhan.

Pemerintah, lanjut Khofifah, telah menyiapkan berbagai layanan untuk mendukung kenyamanan dan keamanan jemaah selama di Tanah Suci.

Sementara itu, Sekretaris Dirjen Layanan Haji Kementerian Haji dan Umrah, Abdul Haris, memastikan kesiapan layanan bagi jemaah Indonesia.

“Kami berupaya agar jemaah berangkat dengan aman dan tenang,” katanya.

Berdasarkan data, total jemaah haji Embarkasi Surabaya tahun ini mencapai 44.087 orang, terdiri dari 43.623 jemaah dan 464 petugas. Mereka terbagi dalam 116 kloter, mayoritas berasal dari Jawa Timur, serta sebagian dari Bali dan Nusa Tenggara Timur.

Pemberangkatan kloter pertama ini menandai dimulainya operasional haji 2026 dari Surabaya, dengan fokus pada kelancaran perjalanan dan keselamatan jemaah.(FRI)

Baca Juga :  Pemkab Sidoarjo Matangkan Masterplan Penataan Kota untuk Penanganan Banjir Berkelanjutan

No More Posts Available.

No more pages to load.