KILASJATIM.COM, Sidoarjo – Pemerintah pusat melalui Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti terus mempercepat peningkatan kualitas pendidikan nasional. Salah satunya ditunjukkan melalui peresmian program rehabilitasi dan revitalisasi sarana prasarana pendidikan di Sidoarjo sebagai bagian dari agenda besar peningkatan layanan pendidikan tahun 2026.
Peresmian tersebut digelar di SMP Negeri 4 Sidoarjo. Dalam kesempatan itu, Abdul Mu’ti mengungkapkan sebanyak 29 satuan pendidikan telah menerima program revitalisasi. Rinciannya terdiri dari 2 taman kanak-kanak, 20 sekolah dasar, dan 3 sekolah menengah pertama dengan total anggaran mencapai Rp20,3 miliar.
“Program ini merupakan komitmen pemerintah untuk memastikan sarana prasarana pendidikan yang layak dan berkualitas, sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan optimal,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).
Ia menegaskan, peningkatan fasilitas pendidikan menjadi faktor kunci dalam mendorong kualitas sumber daya manusia di daerah. Selain mengandalkan APBN, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga memperkuat dukungan melalui APBD.
Beberapa proyek yang dibiayai APBD antara lain pembangunan SMP Negeri 2 Krembung senilai Rp8,1 miliar dan SMP Negeri 2 Prambon sebesar Rp7,1 miliar.
Selain itu, program rehabilitasi sekolah pada 2025 menyerap anggaran Rp9,5 miliar. Untuk tahun 2026, anggaran tersebut meningkat signifikan menjadi Rp40,6 miliar guna memperluas jangkauan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan.
Abdul Mu’ti menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar program dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
“Kami berharap kolaborasi ini terus diperkuat sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh peserta didik dan tenaga pendidik,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, memastikan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
“Sinergi ini penting untuk mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.
Dengan dukungan anggaran yang terus meningkat serta kolaborasi lintas pemerintah, program revitalisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Sidoarjo secara menyeluruh.(TAM)




