KILASJATIM.COM, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo, Subandi, meninjau langsung lokasi ledakan di pabrik PT Great Well Steel yang berada di Desa Janti, Kecamatan Waru, Kamis (9/4/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan korban sekaligus mengevaluasi standar keselamatan kerja di perusahaan tersebut.
Dalam keterangannya, Subandi menegaskan bahwa insiden tersebut merupakan kecelakaan kerja yang terjadi saat proses pemotongan tabung besi oleh pekerja. Percikan atau serpihan logam yang terlontar diduga menjadi penyebab utama ledakan.
“Bukan ledakan tabung secara langsung, tetapi akibat serpihan besi saat pemotongan,” ujarnya.
Akibat kejadian tersebut, selain menimbulkan korban luka, sedikitnya 11 rumah warga di sekitar lokasi pabrik mengalami kerusakan akibat terkena serpihan material.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memastikan seluruh korban telah mendapatkan penanganan. Biaya perawatan korban luka ditanggung penuh, sementara pihak perusahaan juga berkomitmen memberikan ganti rugi kepada warga terdampak.
Dalam kesempatan itu, Subandi menyoroti pentingnya perlindungan tenaga kerja melalui program BPJS Ketenagakerjaan. Ia mengapresiasi perusahaan yang telah mendaftarkan ratusan karyawannya, namun mengingatkan agar seluruh perusahaan tidak abai terhadap kewajiban tersebut.
“Saya mengimbau sekaligus mewajibkan seluruh perusahaan di Sidoarjo untuk mengikutsertakan pekerjanya dalam BPJS Ketenagakerjaan. Ini penting untuk menjamin kesejahteraan saat terjadi risiko kerja,” tegasnya.
Sebagai tindak lanjut, Pemkab Sidoarjo melalui Dinas Tenaga Kerja akan melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah perusahaan guna memastikan kepatuhan terhadap regulasi jaminan sosial tenaga kerja.
“Jangan sampai ada perusahaan yang tidak memberikan jaminan. Jika lalai, karyawan yang akan dirugikan,” kata Subandi.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memperketat pengawasan keselamatan kerja sekaligus memberikan perlindungan maksimal bagi para pekerja.(TAM)




