Ratusan Perempuan Kompak Deklarasikan “Stop Kekerasan, Perempuan Aman” di Alun-Alun Bondowoso

oleh -953 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Alun-Alun Bondowoso tampak semarak pada Jumat pagi (12/12/2025) ketika ratusan perempuan dari berbagai organisasi perempuan berkumpul dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97. Kegiatan ini dirangkaikan dengan Deklarasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Senam Bersama, yang dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Bondowoso, Ibu Hj. Khodijatul Qodriyah S.Ag., MM.PUB., M.Si.

Dengan penuh antusias, para peserta hadir membawa semangat yang sama: memperkuat peran perempuan serta menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan. Masing-masing organisasi turut membawa 10 anggotanya sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan bersama ini.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Bondowoso menegaskan bahwa peringatan Hari Ibu bukan hanya tentang mengenang jasa seorang ibu dalam keluarga, tetapi juga momentum mendorong perempuan agar terus berkembang, berkarya, dan berkontribusi dalam pembangunan daerah. Tahun ini, kegiatan mengusung tema nasional “Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045.”

“Tidak akan lahir karya maupun kemajuan apabila perempuan masih hidup dalam ancaman kekerasan. Kekerasan terhadap perempuan adalah pelanggaran hak asasi yang tidak bisa ditoleransi,” tegasnya.

Ibu Khodijatul Qodriyah juga memberikan apresiasi kepada seluruh organisasi perempuan yang hadir dengan kekompakan penuh. Menurutnya, kolaborasi dan kesadaran bersama menjadi kunci dalam memperkuat edukasi serta jejaring perlindungan bagi perempuan korban kekerasan.

Puncak acara ditandai dengan pembacaan deklarasi bersama yang menggema kuat di seluruh area alun-alun:

“STOP KEKERASAN, PEREMPUAN AMAN — Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045!”

Deklarasi tersebut menjadi simbol persatuan perempuan Bondowoso untuk bergerak bersama mencegah segala bentuk kekerasan dan memperjuangkan ruang aman bagi sesama perempuan.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama yang berlangsung penuh semangat. Gerakan lincah dan antusiasme para peserta menjadi gambaran optimisme bahwa perempuan yang sehat dan berdaya akan menjadi kekuatan besar dalam membangun masyarakat.

Baca Juga :  Bangun Raksasa Ekonomi Kerakyatan , Ini Cara PEDALINDO Berdayakan UMKM di Indonesia.

Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik lahirnya aksi-aksi nyata di tingkat keluarga, komunitas, hingga organisasi, agar upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dapat semakin mengakar dan berdampak luas.(wan)

No More Posts Available.

No more pages to load.