Desak Percepatan Pembangunan Jembatan Sentong, Ahmad Hadinuddin: Dampaknya Sudah Terlalu Luas

oleh -826 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur Komisi E dari Fraksi Gerindra, Ahmad Hadinuddin, mendesak percepatan pembangunan Jembatan Sentong yang menghubungkan Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Jember. Menurutnya, proyek strategis tersebut harus segera dituntaskan karena dampak keterlambatan penyelesaiannya semakin dirasakan masyarakat, baik dari sisi mobilitas maupun perekonomian.

Ahmad Hadinuddin yang mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur IV meliputi Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi itu menyampaikan pandangannya saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Rumah Makan Lestari, Bondowoso, Sabtu (20/6/2026).

Ia menilai pembangunan Jembatan Sentong memiliki peran penting sebagai penghubung aktivitas masyarakat dan distribusi ekonomi antarwilayah. Karena itu, pemerintah daerah diminta lebih aktif membangun koordinasi dengan berbagai pihak agar proses penyelesaian proyek tidak terus mengalami keterlambatan.

“Perlu ada langkah yang lebih cepat dan koordinasi yang intensif agar pembangunan Jembatan Sentong segera selesai dan dapat dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Ahmad, komunikasi antara pemerintah daerah, pelaksana pekerjaan, dan pemerintah provinsi harus terus diperkuat guna mencari solusi atas berbagai kendala yang muncul selama proses pembangunan berlangsung.

Ia mengungkapkan bahwa keterlambatan pembangunan tidak hanya berdampak pada pengguna jalan yang harus menggunakan jalur alternatif, tetapi juga berimbas pada kondisi ekonomi masyarakat di sekitar lokasi proyek. Aktivitas usaha warga mengalami penurunan seiring berkurangnya mobilitas yang biasanya melintasi kawasan tersebut.

Selain itu, pengalihan arus kendaraan selama proses pembangunan menyebabkan sejumlah ruas jalan alternatif menerima beban lalu lintas lebih tinggi. Kondisi itu berpotensi mempercepat kerusakan jalan apabila berlangsung dalam waktu yang lama.

“Semakin lama proyek ini selesai, semakin besar dampak yang harus ditanggung masyarakat. Bukan hanya soal akses transportasi, tetapi juga menyangkut roda perekonomian warga yang berada di sekitar jembatan,” tegasnya.

Baca Juga :  Bupati Jember Kembali Bagikan BLT dari Cukai

Ahmad juga mengingatkan agar pekerjaan yang menelan anggaran sekitar Rp17,5 miliar tersebut dilaksanakan secara maksimal oleh pihak pelaksana. Ia menilai percepatan dapat dilakukan melalui penambahan tenaga kerja dan pemanfaatan peralatan konstruksi yang lebih modern sehingga progres pembangunan berjalan lebih efektif.

“Dengan anggaran yang cukup besar, tentu pengerjaan harus dimaksimalkan. Penambahan tenaga kerja dan penggunaan alat pendukung yang memadai akan membantu mempercepat penyelesaian pembangunan,” katanya.

Ia berharap Jembatan Sentong dapat segera rampung sehingga konektivitas antara Bondowoso dan Jember kembali normal. Keberadaan jembatan tersebut dinilai penting untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, memperkuat aktivitas ekonomi, serta menjaga kualitas infrastruktur transportasi di wilayah Bondowoso dan sekitarnya.(wan)