KILASJATIM.COM, Kediri – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kediri berhasil mengungkap 15 kasus tindak kriminal selama pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2025. Hasil tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Kediri, AKBP Bramastyo Priaji, dalam konferensi pers di Mapolres Kediri, Selasa (11/11/2025).
AKBP Bramastyo menjelaskan, Operasi Sikat Semeru 2025 digelar selama hampir dua pekan, mulai 22 Oktober hingga 2 November 2025. Dari operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan 15 orang tersangka beserta sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan berbagai tindak kejahatan.
“Selama periode tersebut, petugas kami berhasil mengamankan 15 orang pelaku beserta barang bukti. Mereka ditangkap karena diduga melakukan berbagai tindak kejahatan,” ujar AKBP Bramastyo Priaji.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Joshua Peter Krisnawan, memaparkan bahwa dari 15 kasus yang berhasil diungkap, di antaranya adalah kasus pencurian kendaraan bermotor, penjambretan, dan penganiayaan.
“Bahkan, dalam Operasi Sikat Semeru kali ini, anggota juga menangkap sejumlah anak di bawah umur yang diduga terlibat dalam tindak pencurian motor dengan kekerasan serta penggunaan senjata tajam,” terang AKP Joshua.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi tindak kriminal, terutama pada malam hari. Kapolres Kediri juga meminta warga untuk kembali mengaktifkan ronda malam, memasang kamera CCTV di lingkungan tempat tinggal, serta memastikan pintu rumah dalam keadaan terkunci saat malam hari atau ketika ditinggal beristirahat.
“Kami mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Kepedulian bersama sangat membantu kami dalam mencegah tindak kejahatan,” tutup Kapolres Kediri.(put)




