Fawait Dorong Pemetaan Kebutuhan Pertanian di Jombang

oleh -682 Dilihat

KILASJATIM.COM, Jember – Bupati Jember Muhammad Fawait mengajak para petani di Kecamatan Jombang untuk bersama-sama memetakan kebutuhan alat dan infrastruktur penunjang pertanian. Upaya ini dilakukan agar berbagai bantuan dari pemerintah pusat, provinsi, maupun daerah dapat tersalurkan secara tepat sasaran di lapangan.

Hal itu disampaikan Fawait dalam kegiatan Gus’e Menyapa yang digelar di Balai Desa Keting, Kecamatan Jombang, Minggu (9/11/2025). Kegiatan tersebut dihadiri puluhan ketua kelompok tani dari berbagai desa di Kecamatan Jombang.

“Acara ini murni untuk mendapatkan masukan langsung dari para kelompok tani. Kami ingin tahu apa saja kebutuhan riil mereka, agar bantuan bisa tepat sasaran,” ujarnya.

Fawait menyebutkan, Jember memiliki potensi besar dalam sektor pertanian dan pernah menorehkan prestasi nasional dalam produktivitas padi. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendorong kemajuan pertanian melalui penyediaan sarana dan dukungan program.

“Nanti pasti akan banyak bantuan. Termasuk tahun ini kita sudah merealisasikan bantuan terbanyak dibanding 40 tahun terakhir di Jember. Tolong dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Selain pemetaan kebutuhan, Fawait menyoroti persoalan harga pupuk bersubsidi. Ia meminta petani segera melapor jika menemukan ada kios atau pengecer yang menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Dalam sejarah, baru kali ini pupuk subsidi harganya diturunkan, dan jumlahnya juga banyak. Kalau ada yang menjual di atas HET, segera laporkan. Kami siap bantu koordinasi dengan aparat,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Fawait juga menekankan pentingnya regenerasi pelaku pertanian. Ia mendorong kelompok tani untuk melibatkan lebih banyak anak muda agar respons terhadap program pemerintah bisa lebih cepat dan efektif.

“Saya minta kelompok tani yang tidak aktif dihidupkan lagi. Kalau anggotanya banyak yang sepuh, ajak anak muda. Supaya ketika ada program, proses pengumpulan data dan penyaluran bantuannya bisa cepat,” katanya.

Baca Juga :  Polres Jember Musnahkan 14.700 Botol Arak dan 91 Ribu Pil Koplo

Ia mencontohkan sosok petani muda asal Jombang, Fadli, yang dinilainya berhasil dan konsisten mengembangkan pertanian di desanya. “Mudah-mudahan akan muncul Fadli-Fadli lain di desa-desa lain,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Jember berupaya memastikan program pertanian berjalan efektif dan berkelanjutan, serta dapat memberikan manfaat yang nyata bagi kesejahteraan petani di daerah.

No More Posts Available.

No more pages to load.