DPRD Sidoarjo Dorong Penguatan Anggaran Ketahanan Pangan

oleh -590 Dilihat

KILASJATIM.COM, Sidoarjo – DPRD Sidoarjo meminta pemerintah daerah memaknai program ketahanan pangan secara lebih serius dan strategis.

Pasalnya, alokasi anggaran sekitar Rp1 miliar per tahun untuk sektor pangan dan pertanian dinilai masih jauh dari kebutuhan riil di lapangan.

Anggota DPRD Sidoarjo dari Partai Gerindra, Supriyono, menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan sekadar program administratif, melainkan berkaitan langsung dengan stabilitas ekonomi masyarakat dan keberlanjutan produksi pangan daerah.

“Ketahanan pangan itu bukan program pelengkap. Ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Kalau anggarannya hanya sekitar Rp1 miliar per tahun, tentu sangat minim untuk ukuran daerah sebesar Sidoarjo,” ujar Supriyono dalam keterangannya, Sabtu (28/2/2026).

Menurutnya, tantangan sektor pertanian saat ini semakin kompleks. Mulai dari alih fungsi lahan, kenaikan biaya produksi, hingga lambatnya regenerasi petani menjadi persoalan yang membutuhkan intervensi kebijakan lebih kuat.

Ia menilai, pemerintah daerah perlu menempatkan sektor pangan sebagai prioritas pembangunan, bukan sekadar program rutin tahunan. Apalagi, ketahanan pangan memiliki kaitan langsung dengan pengendalian inflasi daerah.

“Kalau kita ingin harga stabil dan petani sejahtera, maka investasinya harus jelas. Jangan sampai program ketahanan pangan hanya menjadi slogan tanpa dukungan anggaran yang cukup,” tegasnya.

Supriyono juga mendorong agar Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo mendapatkan penguatan program, baik melalui modernisasi pertanian, bantuan sarana produksi, maupun pendampingan petani secara berkelanjutan.

Ia menambahkan, DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar kebijakan pangan daerah berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Kami di DPRD akan mengawal agar pemerintah daerah benar-benar serius. Ketahanan pangan harus dilihat sebagai investasi jangka panjang bagi daerah,” katanya.

DPRD berharap evaluasi anggaran dapat dilakukan dalam pembahasan perubahan APBD mendatang, sehingga program ketahanan pangan mampu memberikan dampak nyata bagi petani sekaligus menjaga ketersediaan pangan masyarakat di Kabupaten Sidoarjo.(TAM)

No More Posts Available.

No more pages to load.