AMSA Unair Dorong Anak Down Syndrome Berdaya Lewat Edukasi dan Aktivitas Fisik

oleh -717 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Divisi Pengabdian Masyarakat Asian Medical Students Association (AMSA) Universitas Airlangga menggelar kegiatan sosial bertajuk Enchanted: Education and Charity bagi anak-anak dengan down syndrome di Surabaya, Minggu (26/10). Kegiatan tersebut merupakan puncak rangkaian pengabdian masyarakat yang diawali dengan pre-event berupa charity bazar di kawasan Car Free Day untuk menggalang dana.

Ketua AMSA Unair, Nadya Azihni Henofaiza, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai wadah edukatif dan inspiratif bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus. “Kami ingin memberikan ruang agar mereka bisa belajar keterampilan baru, salah satunya pelatihan membuat dan meracik kopi. Selain itu, untuk para orang tua kami mengadakan sharing session bersama dokter spesialis anak untuk mendapat bekal ilmu baru dalam merawat anak-anak berkebutuhan khusus ini,” ujarnya.

Sebanyak 20 anak dari berbagai wilayah Surabaya berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurut Nadya, AMSA Unair ingin menegaskan bahwa anak-anak dengan down syndrome memiliki potensi yang sama untuk menggapai impian mereka. Organisasi yang berdiri sejak 2002 ini juga berkomitmen untuk terus melanjutkan kegiatan edukasi dan kampanye kesehatan bagi masyarakat.

Sementara itu, dr. Arina Setyaningtyas, M.Kes, SpA(K), selaku narasumber, menjelaskan pentingnya aktivitas fisik dalam menjaga daya tahan tubuh anak-anak dengan down syndrome. “Aktivitas fisik yang rutin membantu mencegah gangguan kesehatan serius seperti pneumonia atau infeksi berat,” katanya.

Ia merekomendasikan kegiatan seperti berjalan, bersepeda, berenang, yoga, atau pilates dengan pendampingan keluarga, minimal 150 menit per minggu. Selain berbicara mengenai kesehatan fisik, Arina juga menyoroti pentingnya dukungan psikologis bagi anak-anak dengan down syndrome. Menurutnya, perhatian dan kasih sayang dari keluarga dapat mempercepat proses adaptasi anak di lingkungan sosial.

Baca Juga :  HFSP KEP SPSI Jatim Tekankan Hubungan Industrial Adaptif di Era Industri 4.0

“Keterlibatan aktif orang tua dalam kegiatan sederhana sehari-hari akan memberikan efek positif bagi perkembangan emosional anak,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, AMSA Unair berharap dapat memperkuat semangat serta mendorong masyarakat untuk terus mendukung tumbuh kembang anak-anak dengan kebutuhan khusus. Sebagai bentuk keberlanjutan, AMSA Unair juga berencana mengadakan kegiatan lanjutan berupa kampanye kesehatan dan edukasi parenting di beberapa titik kota Surabaya. Upaya tersebut menjadi komitmen nyata AMSA Unair dalam membangun masyarakat yang lebih sadar akan pentingnya perhatian terhadap anak-anak berkebutuhan khusus, sekaligus memperkuat peran mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat.(ara)

No More Posts Available.

No more pages to load.