KILASJATIM.COM, Jombang – Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, menjadi tuan rumah peluncuran logo dan tema Hari Santri 2025 bertajuk “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”, Senin (22/9/2025) malam.
Acara ini dihadiri Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, Menteri Haji dan Umrah Indonesia Mochamad Irfan Yusuf, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, jajaran pejabat Kementerian Agama, para pengasuh pesantren, hingga rektor perguruan tinggi.
Menag Nasaruddin Umar memperkenalkan konsep ekoteologi, yang menghubungkan relasi manusia, alam semesta, dan Tuhan. Ia menilai kerusakan lingkungan tidak cukup diatasi dengan etika perilaku, melainkan perlu perubahan pada tingkat teologi.
“Lebih banyak orang meninggal akibat kerusakan alam. Kini mencapai empat juta per tahun karena perubahan iklim. Siapa yang bisa menjinakkan kerakusan manusia? Agama, bukan politik,” tegas Nasaruddin.

Ia juga mendorong pesantren mengembangkan “kurikulum cinta” dalam berbagai disiplin ilmu, termasuk pertanian dan perkebunan. Menurutnya, pendidikan agama harus melahirkan nilai kasih, bukan kebencian.
Selain ekoteologi, Nasaruddin mengangkat gagasan ekofeminisme dalam agama. Ia menekankan, sifat-sifat feminin seperti kelembutan dan kasih sayang seharusnya lebih tercermin dalam praktik keberagamaan. “Kalau Tuhan, kitab suci, dan Nabi kita menonjolkan sisi feminin, tapi umatnya justru super maskulin, berarti ada yang keliru,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menilai peluncuran di Tebuireng sarat makna historis sekaligus strategis. Menurutnya, momentum Hari Santri harus menjadi bagian dari penguatan sumber daya manusia di pesantren.
“Kalau kita ingin menyongsong Indonesia Emas 2045, penyiapan SDM santri harus dilakukan sejak sekarang dengan cara yang lebih komprehensif,” kata Khofifah.
Peluncuran Hari Santri 2025 ini diharapkan tidak hanya memperkuat identitas santri, tetapi juga meneguhkan peran pesantren sebagai pusat ilmu, karakter, kepedulian lingkungan, dan kontribusi Indonesia bagi peradaban dunia. (FRI)




