Gejolak Politik, Unair Keluarkan 7 Poin Pernyataan Sikap

oleh -466 Dilihat
oleh

KILASJATIM.COM, Surabaya – Universitas Airlangga (Unair) menyatakan sikap resmi terkait situasi sosial politik yang tengah memanas di Indonesia. Ada tujuh poin yang disampaikan, dengan penekanan pada pentingnya demokrasi, penegakan hukum yang adil, dan penghentian segala bentuk kekerasan.

Rektor Unair, Prof. Muhammad Madyan, menyampaikan belasungkawa atas jatuhnya korban jiwa dan luka dalam rangkaian aksi di berbagai daerah. “Peristiwa ini merupakan manifestasi dari gejolak sosial politik di tengah masyarakat. Kami ikut berduka atas korban yang ada,” ujarnya di Kampus C Unair, Surabaya, Rabu (3/9/2025).

Direktur Kemahasiswaan Unair, Prof. Hadi Shubhan, menambahkan bahwa perguruan tinggi tidak bisa tinggal diam menghadapi kondisi bangsa. “Unair mendorong negara menyelesaikan persoalan konflik sosial, politik, dan ekonomi. Kami juga memastikan mahasiswa tetap bisa bersuara, tetapi dalam koridor hukum,” katanya.

Hadi juga mengonfirmasi adanya satu mahasiswa Unair yang sempat diamankan polisi dalam kericuhan di Surabaya akhir Agustus lalu. “Mahasiswa itu sudah kami advokasi dan dibebaskan sehari setelah ditangkap. Tidak ada korban serius di kalangan mahasiswa Unair,” tegasnya.

Dalam pernyataannya, Unair menyampaikan tujuh poin sikap:

  1. Mendorong negara menjamin ketenteraman, keamanan, dan keselamatan masyarakat dengan tetap menegakkan demokrasi.
  2. Mendesak evaluasi menyeluruh, khususnya pada penegakan hukum yang transparan dan adil terhadap pelaku kekerasan, serta pemulihan kondisi sosial, politik, dan ekonomi.
  3. Mengimbau pihak berwenang untuk mendengarkan aspirasi masyarakat dan mengambil langkah strategis demi terciptanya situasi kondusif.
  4. Mengajak masyarakat menjaga ruang demokrasi, menyuarakan kebenaran, dan menghentikan segala bentuk kekerasan termasuk perusakan fasilitas umum.
  5. Menyerukan kewaspadaan publik terhadap potensi provokasi yang merugikan masyarakat.
  6. Mengajak seluruh elemen bangsa mengedepankan aksi damai, terorganisir, dan bermartabat dalam memperjuangkan keadilan.
  7. Mengimbau sivitas akademika Unair—mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan alumni—untuk menunjukkan kepedulian terhadap bangsa secara konstruktif.
Baca Juga :  Mensos Gus Ipul Tekankan Peran Strategis Perpustakaan dalam Sekolah Rakyat

Melalui pernyataan ini, Unair menegaskan komitmennya menjaga ruang demokrasi dan persatuan bangsa di tengah gelombang gejolak sosial politik yang masih berlangsung.

No More Posts Available.

No more pages to load.