Bupati Ipuk Ngantor di Desa, Tinjau Infrastruktur dan Pertanian

oleh -607 Dilihat

KILASJATIM.COM, Banyuwangi – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani kembali turun langsung ke desa melalui program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa), Kamis (7/8/2025). Kali ini Ipuk berkantor di tiga desa Kecamatan Glenmore: Tulungrejo, Sepanjang, dan Tegalharjo, untuk mengecek pembangunan infrastruktur sekaligus mendorong pengembangan potensi lokal.

Di Dusun Sumbergondo, Desa Tulungrejo, Ipuk meninjau pembangunan plengsengan sepanjang 206 meter yang dibangun Dinas PU Pengairan Banyuwangi. Infrastruktur ini menjadi solusi atas banjir yang kerap merendam permukiman saat musim hujan akibat luapan air dari perkebunan.

“Dengan plengsengan ini, banjir bisa diminimalisir. Air hujan juga bisa dimanfaatkan untuk mengairi sawah warga,” kata Ipuk.

Sekretaris Dinas PU Pengairan Banyuwangi, Riza Al Fahroby menambahkan, tahun ini pihaknya menargetkan pembangunan plengsengan di 75 titik, termasuk sungai, saluran drainase, dan kawasan permukiman.

Di Desa Sepanjang, Ipuk menyoroti potensi pertanian yang digarap anak muda melalui budidaya selada hidroponik Ziyad Farm. Usaha yang dirintis Syaiful Bahri dan kelompoknya itu kini rutin panen hingga 10 kilogram per hari, dengan pasar tetap ke sejumlah outlet kebab dan kafe di Banyuwangi.

Selain pertanian, Ipuk juga menyambangi kelompok pembudidaya ikan (pokdakan) di Desa Sepanjang yang mengubah sungai menjadi sentra budidaya ikan tombro, nila, dan koi. Tiga kelompok pokdakan – Mina Harta Mulia, Mina Setia Hati, dan Mina Al Qomar – saat ini mengelola 120 keramba. Setiap keramba mampu menampung hingga 300 bibit ikan sebelum dipindahkan ke keramba lain dengan kepadatan 50–100 ekor.

Hasil budidaya mereka tidak hanya memenuhi pasar lokal, tetapi juga dipasarkan ke Surabaya, Bondowoso, dan Situbondo. “Ini bagus. Selain menjaga kebersihan sungai, warga juga mendapat sumber ekonomi baru. Pemkab akan terus mendukung agar budidaya ini berkelanjutan,” ujar Ipuk sambil menyerahkan bantuan bibit ikan.

Baca Juga :  Jabatan Komandan Pusdik Infanteri Marinir Kodikmar Kodiklatal Diserahkan

Selama program Bunga Desa berlangsung, pemkab juga membuka layanan publik bagi warga, mulai dari administrasi kependudukan, perizinan usaha mikro berbasis OSS, hingga tes kesehatan, konseling, dan pelatihan UMKM. (DEN)

No More Posts Available.

No more pages to load.