Banjir Kritik Pelantikan Stafsus Ditengah Efisiensi Anggaran, Istana: Kritik, Biasa Itu

oleh -674 Dilihat

KILASJATIM.COM, Jakarta – Masyarakat banyak mengkritik pelantikan Deddy Corbuzier sebagai satfsus Menhan ditanggapi santai pemerintah yang dianggap sebagai hal yang biasa.

Seperti yang disampaikan Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro yang menanggapi santai banyaknya kritik terhadap pelantikan staf khusus di tingkat kementerian/lembaga ketika pemerintah tengah mengefisiensikan anggaran.

“Ya semua dikritik kan. Biasa itu,” ujar Juri saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (13/2/2025).

Ia menjelaskan, pengangkatan stafsus di kementerian sudah diatur dalam peraturan presiden dan diserahkan ke masing-masing lembaga/kementerian.

“Setiap menteri atau kepala lembaga mempertimbangkan berapa kebutuhan yang diperlukan jumlah dari stafsus setiap kementerian. Itu diserahkan kepada kementeriannya masing-masing,” ungkap Juri.

Banyaknya staf khusus yang dimiliki kementerian/lembaga ini menjadi sorotan setelah baru-baru ini selebritis Deddy Corbuzier dilantik menjadi staf khusus Menteri Pertahanan (stafsus Menhan) bidang Komunikasi Sosial dan Publik.

Pelantikan Deddy Corbuzier sebagai stafsus Menhan banjir kritik dari masyarakat lantaran dilakukan di tengah kebijakan efisiensi anggaran belanja negara untuk tahun 2025. Berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025, efisiensi ini menargetkan pemangkasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 sebesar Rp 306,7 triliun.

Dampaknya, anggaran di beberapa pos kementerian dan lembaga pemerintah harus dipangkas besar-besaran yang membuat sejumlah pegawai terancam kehilangan pekerjaan.(cit)

Baca Juga :  Plt DPC PDIP Surabaya Pastikan Kursi Ketua DPRD Milik Adi Sutarwijono Aman

No More Posts Available.

No more pages to load.