PGN Optimis Lanjutkan Pengembangan Jargas untuk Kurangi Subsidi LPG

oleh -1221 Dilihat

KILASJATIM.COM, Jakarta – Perusahaan Gas Negara (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina terus optimis dalam melanjutkan penugasan pengembangan Jaringan Gas Rumah Tangga (jargas). Program ini merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional yang berperan penting dalam mendukung pemerintah menurunkan subsidi LPG, yang sebagian besar kebutuhannya masih dipenuhi melalui impor.

Saat ini, PGN telah mengelola infrastruktur jargas dengan total 820.614 Sambungan Rumah (SR) yang tersebar di 18 provinsi dan 74 kabupaten/kota. Jumlah SR tersebut berkontribusi dalam pengurangan subsidi LPG hingga mencapai Rp 1,7 triliun.

Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengungkapkan bahwa konsumsi LPG nasional saat ini mencapai 8,05 juta metrik ton (MT) pada 2023 dan diperkirakan akan menjadi 8,03 juta MT pada 2024. Sementara itu, pada 2025, konsumsi diproyeksikan meningkat menjadi 8,17 juta MT. Menurutnya, meningkatnya konsumsi LPG akan memperbesar beban subsidi tahunan, terutama karena lebih dari 70% kebutuhan LPG nasional dipenuhi melalui impor.

“Oleh karena itu, pengendalian konsumsi LPG melalui pengalihan ke jargas menjadi sangat mendesak,” ujar Laode dalam acara Kick Off Program Pengembangan Kompetensi City Gas di PGN pada 5 Agustus 2024. Ia menambahkan bahwa capaian pembangunan jargas saat ini dan pengembangan dalam lima tahun ke depan terus dipantau oleh Kementerian ESDM.

Kementerian ESDM juga berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PUPR, Kementerian Keuangan, serta Kementerian BUMN untuk mendukung kebijakan pembangunan jargas di berbagai daerah serta mekanisme subsidi jargas. (nov)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Baca Juga :  Lebih Ekonomis Pakai Gas Bumi, Cara Kafe Truntum Sajikan Kuliner untuk Festival Balkonjazz 2022

No More Posts Available.

No more pages to load.