Peduli Penyandang Disabilitas Alfamidi Dirikan BLK dan Pekerjakan di Gerai

oleh

Alfamidi juga mempekerjakan penyandang disabilitas di gerainya sebagai wujud kepedulian, bentuk lain dengan mendirikan Balai Latihan Kerja 

KILASJATIM.COM, Surabaya –
Di tahun 2020 PT Midi Utama Indonesia Tbk, (Alfamidi) berencana mewujudkan bentuk kepeduliannya terhadap penyandang disabilitas di negeri ini dengan mendirikan balai latihan kerja (BLK) di dua darah yakni Kalimantan Timur dan Jawa Timur.

Pendirian pusat pelatihan ini sebagai bentuk dari kepedulian perusahaan terhadap penyandang disabilitas di Tanah Air. Karena selama ini, penyandang disabilitas memang masih banyak yang terpinggirkan.

Corporate Communication Arief Nursandi mengatakan,
penyandang disabilitas memiliki hak yang sama sebagai warga negara. Seusai yang diamanatkan Undang-undang No. 8 tahun 2016 tentang Disabilitas termasuk dalam hal mendapatkan pekerjaan,” kata Andi saat bertandang ke Surabaya.

Ditambahkan Andi, pusat pelatihan ini merupakan pilot project yang rencananya akan dilaksanakan secara nasional, sebagai sebagai bentuk komitmen mendukung pemerintah, memenuhi kuota tenaga kerja disabilitas. Para lulusan dari balai pelatihan ini nantinya akan menjadi bagian dari sumber daya manusia perusahaan ini.

Rencananya, Alfamidi akan menyewa satu balai latihan atau bekerjasama dengan pondok pesantren yang memiliki lahan atau ruangan representatif .

“Target kami sampai akhir tahun bisa mendirikan 20 balai latihan kerja se Indonesia. Setidaknya satu provinsi 2 blk. Tahap awal baru Jawa Timur dan Kalimantan Timur . Untuk di Jawa Timur balai latihan kerja ada di pondok pesantren Malang dan Jember. Pertimbangan pilihan di Kalimantan Timur karena pengembangan tokonya sangat pesat dan hubungan dengan komunitas cukup baik dan
terbuka peluang,” jelasnya.

Untuk tahap awal, satu kelas sebanyak 20 siswa disabilitas yang telah diseleksi untuk selanjutnya dibekali dengan kompetensi sesuai kebutuhan industri ritel, serta ditempatkan di warehouse dan toko Alfamamidi.

“Kami percaya, kepedulian perlu diwujudkan dalam program nyata. Adanya pelatihan, pemberdayaan, serta kesempatan untuk diterima di lingkungan masyarakat, diharapkan dapat menjadikan mereka lebih produktif dan percaya diri. Sehingga pada akhirnya, kualitas hidup mereka dapat turut meningkat,” jelas Andi.

Dalam pengelolaannya, perusahaan bekerja sama dengan yayasan yang concern terhadap kesejahteraan penyandang disabilitas. Pihak Alfamidi memang berkoordinasi mulai dari penyusunan modul pelatihan hingga penyediaan sarana pelatihan dan magang kerja.

“Balai latihan kerja penyandang disabilitas ini juga terbuka bagi perusahaan lain yang juga akan mempekerjakan penyandang disabilitas. Perusahaan bisa membawa modul sendiri sesuai kebutuhan perusahaan masing masing. perusahaan bisa menggunakan balai milik Alfamidi karena tujuannya sama. hanya materi dan kebutuhan yang berbeda,” papar Andi. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *