Memanfaatkan Program Pemutihan, Penerimaan Pajak Jawa Timur Meningkat  

oleh
Warga memanfaatkan program pemutihan pembayaran pajak.

KILASJATIM.COM, Surabaya – Penerimaan pajak Jawa Timur tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Hingga saat ini, total pendapatan pajak mencapai Rp706 miliar. Antusiasme masyarakat untuk memanfaatkan program pemutihan pajak cukup tinggi, sejak dibuka pada 23 September lalu.

“Kami mendapatkan objek pajak sekitar 1,5 juta lebih. Dari angka itu memperoleh pendapatan pajak sekitar Rp706 miliar. Ini lebih tinggi dari target kami yaitu Rp 415 miliar. Jadi ada kenaikan 80 persen lebih,” kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Timur, Boedi Prijo Suprajitno seperti dilansir suarasurabaya.net, Kamis (12/12/2019).

Sedangkan untuk jumlah kendaraan yang memanfaatkan bea balik nama kendaraan bermotor (BBN-KB) gratis, tercatat ada sekitar 12.299 kendaraan. Tingginya penerimaan pajak ini sekaligus menjadi tolak ukur kesadaran wajib pajak semakin meningkat.

BACA JUGA: Lunasi Utang, Kanwil DJP Jatim 1 Bebaskan Penunggak Pajak

“Target sasaran kita ada 1,8 juta kendaraan. Ternyata waktu kita sisir muncul angka 1,5 juta. Jadi kalau secara global, pajak kendaaran motor dan bea balik nama sudah tembus 102 persen semuanya. Kalau yang sifatnya yang bukan pemutihan, kita punya waktu sampai 30 Desember. Saya punya prediksi, angka 103-109 persen dari yang ditargetkan ke kami bisa dicapai,” jelasnya.

Tingginya antuasiame masyarakat itu, membuat sejumlah layanan pembayaran pajak di beberapa tempat terjadi antrean. Terkait itu, Boedi mengaku sudah melakukan beberapa antisipasi. Seperti penambahan jam opersional, petugas yang mengarahkan masyarakat, tambahan tempat duduk, dan tambahan layanan kasir.

Program pemutihan pajak yang diinisiasi Pemprov Jatim, akan ditutup pada Sabtu (14/12/2019). Boedi mengimbau agar masyarakat memanfaatkan waktu yang tersisa untuk segera membayar pajak kendaraan bermotor.

“Kita juga tambahkan kipas angin, terus sediakan tenda dan payung yang daerahnya hujan. Kami tetap welcome untuk para wajib pajak,” pungkasnya. (ss/kj8)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *