KOBE Kembali Pasok Mesin Sapu ke Pabrik Semen Terkemuka di Indonesia

oleh -1765 Dilihat

KILASJATIM.COM, Tuban – PT Kobexindo Tractors Tbk (BEI: “KOBEX”), penyedia alat berat terintegrasi melalui anak usaha, PT Kobexindo Equipment (KOBE), kembali dipercaya memasok 4-unit mesin sapu, Powerboss Armadillo 10X, ke salah satu pabrik semen terkemuka di Indonesia untuk pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Sebelumnya, pada tahun 2019, KOBE juga telah memasok sebanyak 3-unit Powerboss Armadillo 9X ke pabrik semen tersebut.

Suryanto, Direktur Kobexindo Equipment, mengatakan, “Kami berkomitmen memberikan produk terbaik dalam hal efektivitas, efisiensi yang didukung oleh layanan purna jual prima, seperti jasa pemeliharaan (maintenance) maupun kesediaan suku cadang untuk menjamin tingkat produktivitas unit konsumen.”

Powerboss Armadillo 10X merupakan mesin sapu industri ramah lingkungan yang digerakkan oleh tenaga mesin diesel dan telah terbukti tingkat efisiensinya. Mesin ini tergolong multifungsi, memiliki fitur pembersihan termasuk menyapu, menggosok, dan menyedot debu, dengan kecepatan kerja 13 km/jam dan kapasitas pengangkut kotoran sebesar 900 liter. Keunggulan lain adalah menggunakan lebih sedikit air dan bahan kimia pembersih daripada metode pembersihan tradisional.

Suryanto menambahkan, “Powerboss Armadillo 10X merupakan pilihan beberapa perusahaan manufaktur dan properti di Indonesia untuk meningkatkan kinerja pemeliharaan kebersihan dan maintenance di kawasan yang mereka kelola.”

Kilas Kinerja, Perkuat Segmen Non-Tambang

Sepanjang tiga bulan pertama 2024, KOBEX, selaku induk usaha KOBE, meraih pendapatan sebesar Rp531,94 miliar, naik 1,30% dibandingkan pencapaian tahun lalu sebesar Rp525,11 miliar. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh kinerja penjualan segmen-segmen usaha yang dimiliki perseroan.

Penjualan unit alat berat (tambang dan non-tambang) merupakan kontributor terbesar pendapatan secara konsolidasi. Segmen tersebut menyumbang 64,91% dari total penjualan pada triwulan I 2024. Angka tersebut lebih rendah ketimbang kontribusi tahun lalu sebesar 69,93%.

Baca Juga :  Semester1/2022, PLN Catatkan Pertumbuhan Konsumsi Listrik 2,41% di Jawa Timur

Hal tersebut menandakan adanya pertumbuhan kontribusi dari segmen-segmen di luar penjualan unit. Pada tiga bulan pertama 2024, KOBEX membukukan penjualan unit alat berat sebesar Rp345,29 miliar, terkoreksi 5,97% dibandingkan tahun 2023 sebesar Rp367,19 miliar.

Kontribusi pendapatan terbesar kedua bersumber dari segmen penjualan suku cadang dengan kontribusi 19,15%. Hingga akhir Maret 2024, segmen ini membukukan pendapatan Rp101,85 miliar, melonjak 47,30% ketimbang tahun lalu yakni Rp69,14 miliar. Pencapaian tersebut membuat segmen ini mengalami peningkatan pertumbuhan tertinggi dibandingkan lainnya.

Segmen usaha yang tumbuh terbesar kedua setelah segmen penjualan suku cadang adalah sewa. Segmen ini tercatat tumbuh dua digit, yakni 19% menjadi Rp32,49 miliar. Sebelumnya Rp27,30 miliar.

Adapun segmen jasa perbaikan dan kontraktor pertambangan membukukan pendapatan sebesar Rp52,31 miliar, terkoreksi 14,90% dari tahun lalu yaitu Rp61,47 miliar. Segmen ini berkontribusi 9,83% atau terbesar ketiga terhadap pendapatan secara konsolidasi di triwulan I 2024.

“Kobexindo berkomitmen untuk memperkuat segmen non-pertambangan, termasuk sektor manufaktur seperti yang dilakukan KOBE yang menjual alat-alat berat dan peralatan segmen penanganan lingkungan (environmental solutions), penanganan material, dan solusi logistik (material handling & logistic solutions),” jelas Gabrielle Azelia, Corporate Secretary PT. Kobexindo Tractors Tbk. (bud)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.