Kilasjatim.com, Magelang – Setelah sukses menggelar IJG (Indonesian Junior Golf) Tour de Java seri perdana di Bandung pekan lalu, kini komunitas junior golf terbesar di Indonesia tersebut kembali menyelenggarakan rangkaian IJG Premier League #5 pada 2-3 Juli di Magelang tepatnya di Borobudur International Golf.
Turnamen yang diikuti oleh 52 Junos (sebutan para Junior anggota IJG) ini, punya tantangan yang luar biasa. Balutan hujan yang mendera ditambah lapangan yang sangat tricky, membuat para peserta sering terkecoh lantaran lapangan sempit dan green yang sulit ditaklukkan.
Namun hal tersebut, tidak menyurutkan semangat Kenneth Henson Sutianto. Terbukti Kenneth (sapaan akrabnya) tetap leading di hari pertama turnamen dengan menorehkan score 70. Torehan inipun terus berlanjut pada hari kedua turnamen, dimana ia berhasil membubuhkan score 67. Dengan perolehan total score sebanyak 209 di Final, Kenneth berhasil menjadi yang terbaik dan memboyong piala Overall Boys di kelas A Boys. “Tantangan kali ini sungguh luar biasa,” ujarnya.
Sementara itu, pada kelas A Girls, Aulia Fitri Marsyah juga berhasil menorehkan score terbaiknya dengan total 243, hal ini membuatnya mendapatkan posisi perdana di kelas A Girls. Di posisi kedua, Kiranarisya Sekar Larasari juga berhasil memperoleh score terbaiknya di Final dengan total 278. Ia berhak menempati posisi ke dua di kelas yang sama.
Tak berhenti disini. Persaingan sengitpun terjadi untuk semua klasemen yang diikuti oleh peserta. Namun, para peserta masih terlihat enjoy karena bermain di dataran tinggi, membuat cuacanya menjadi cukup sejuk. Selain itu, para pegolf junior ini dapat merasakan sensasi bermain golf dengan latar Candi Borobudur.
Ketua IJG (Indonesian Junior Golf), Denny Uneputty menambahkan bahwa rangkaian Tour De Java ini diselenggarakan dalam rangka untuk mengasah skill dan meningkatkan jam terbang para pegolf junior. Disamping itu, turnamen ini terselenggara pada momen yang tepat yaitu saat liburan sekolah anak-anak.
“Tujuan turnamen ini adalah untuk pembinaan sekaligus melatih fisik para pegolf junior. Disamping itu juga menjadi sarana sosialisasi yang sangat baik di luar lingkungan sekolah. Sayapun berterimakasih kepada para orang tua yang terus memberikan support sepenuhnya kepada putra putrinya dan juga tak lupa kepada para sponsor yang terus mendukung IJG melahirkan golfer-golfer berkualitas di masa yang akan datang,” tambahnya.
Denny pun berharap dengan adanya turnamen ini maka dapat memberikan daya tarik tersendiri dan menambah kreatifiitas serta daya tarik bagi golfer junior sehingga nantinya dapat lahir golfer junior berprestasi yang mampu mewakili daerahnya masing-masing untuk turnamen baik di skala nasional ataupun internasional.
Seperti diketahui, sebelumnya IJG (Indonesian Junior Golf) Tour de Java telah diselenggarakan di Kota Bandung dan Magelang dan akan ditutup di Kota Surabaya. Turnamen akan diselenggarakan di Bukit Darmo Golf (BDG) Surabaya pada 8-9 Juli mendatang. Jadi jangan sampai ketinggalan! (den)