Gebyar Pariwisata UMKM 2020 Jembatani Pelaku Usaha dan Buyers

oleh

Anggota IPI  (insan pariwisata Indonesia) bersama asosiasi lainnya diantaranya Aksindo optimis Gebyar Pariwisata UMKM di Surabaya April mendatang bisa menjembatani pelaku UMKM dan pembeli (Nova/kilasjatim.com)

 

KILASJATIM.COM, Surabaya – Insan Pariwisata Indonesia  (IPI) Jawa Timur
untuk kali pertama bikin gebrakan dengan menggelar Gebyar Wisata UMKM yang rencananya akan dilaksanakan pada 7 -9 April 2020 di Garden Palace Hotel Surabaya.

Panitia mentargetkan sekitar 150 UMKM premium dan biasa ikut terlibat dalam gebyar kali ini. Mulai dari toko oleh oleh seperti Krisna dari Bali, Dagadu dari Yogyakarta dan banyak lagi lainnya. Juga biro pariwisata dan travel Ageng yang akan ikut ambil bagian.

Wiwik Sri Wulandari, Ketua Pelaksana, mengatakan, even ini tidak sekedar pameran produk UMKm saja, melainkan mempertemukan antara pelaku usaha UMKM dan biro pariwisata sekaligus mendekatkan antara pembeli dan penjual.

“Biro pariwisata ini kan juga punya kaitan erat membantu mempromosikan produk daerah khususnya UMKM.
Gebyar Wisata UMKM akan mempertemukan buyer dan UMKM. Diharapkan ada efek yang luar biasa. Pihak UMKM akan mendapatkan data base dari pembeli sehingga ada nilai tambah buat produknya,” kata Wiwik di sela launching Gebyar Wisata UMKM di Surabaya, Kamis (05/03/2020)

Beragam produk unggulan datang dari berbagai UMKM di indonesia baik itu dari UMKM skala kecil maupun skala besar seperti desa (Prudes) akan dipamerkan di acara ini. Mulai dari produk kerajinan, makanan dan minuman serta produk makanan ringsan khas daerah masing masing.

Aneka jenis makanan ringan yang beberapa tahun ini berkembang pesat. Makanan kecil dan kuliner adalah salahsatu produk yang  banyak dibuat UMKM. Kemudian aksesoris, aneka tenun khas daerah masing masing dan makanan,.

“Sesuai anjuran pemerintah insan pariwisata diminta untuk menggalakkan desa wisata karenanya pemerintah daerah diminta ikut aktif dalam pameran kali ini. Mengingat pariwisata tidak terlepas dari UMKM mulai dari ikut mempromosikan dan lainnya,” jelasnya.

Hanya saja Wiwik tidak.mau.membuka berapa target transaksi dari Gebyar UMKM ini, karena tujuan utamanya adalah mempertrmukan antara pelaku usaha dengan pembeli. Selain pameran panitia juga akan mewadahi para UMKM melalui kelas Table Top khususnya bagi peserta yang mengikuti pameran selama dua hari. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *