Bupati Ponorogo Tegaskan Laksanakan Pembangunan Untuk Semua    

oleh
Bupati Ipong saat melakukan penanaman pohon sebagai pencanangan Gerakan Sriti Cinta Menanam Pohon di Desa Sriti.

KILASJATIM.COM, Ponorogo – Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni menegaskan bahwa dirinya dan jajaran pimpinan Pemkab Ponorogo selalu melaksanakan pembangunan secara merata dan untuk semua.

Hal ini disampaikan Bupati Ipong saat melaksanakan kegiatan Tilik Desa di Kecamatan Sawoo yang meliputi Desa Tempuran, Desa Sriti, Desa Temon, dan Desa Tumpak Pelem. Menurut Bupati Ipong, pelaksanaan pembangunan infrastruktur adalah contoh nyatanya.

“Semua wilayah saya perhatikan. Misalnya Ngrayun, saat ini dari Kota (Ponorogo) sampai Selur sudah mulus. Padahal hampir semua kades di sana tidak mendukung saya saat pilbub yang lalu (2015). Sebab setelah jadi bupati, saya ini bekerja untuk semua, membangun untuk semua. Itu telah diucapkan dalam sumpah jabatan saya dan semua pejabat pemerintah kita ini,” kata Bupati Ipong saat berada di Desa Sriti.

Terkait wilayah Kecamatan Sawoo yang dinilainya tertinggal pembangunan infrastruktur jalannya, Bupati Ipong menyatakan bahwa hal ini semata-mata karena persoalan teknis. Yaitu karena ruas jalan di Sawoo panjang sedangkan dana Pemkab terbatas. Padahal dana yang ada harus dibagi dengan wilayah lain.

BACA JUGA: Demi Desa ODF, Para Kades Di Ponorogo Targetkan Jambanisasi Rampung Maret 

“Tahun 2020 dan 2021 anggaran untuk ke Sawoo dan Sambit, yang ruas jalannya panjang-panjang, bisa agak banyak, agak leluasa. Daerah lain sudah kita tuntaskan sebelumnya,” kata Bupati Ipong.

Hadir dalam Tilik Desa tersebut Wabup Ponorogo Soedjarno, Sekdakab Ponorogo Agus Pramono, Ketua DPRD Ponoroo Sunarto, dan para kepala dinas di Pemkab Ponorogo. Turut serta dalam kegiatan ini anggota Komisi V DPR RI Sri Wahyuni. Komisi ini terkait dengan pembangunan infrastruktur dan pertanian.

Dalam kesempatan memberikan sambutan, Sri Wahyuni menyatakan bahwa kehadirannya dalam Tilik Desa bersama rombongan Bupati Ipong adalah dalam rangka kunjungan kerja ke daerah yang merupakan dapilnya. Bupati Ipong memaparkan bahwa pada 2020 ini sejumlah program dari pemerintah pusat akan dilaksanakan di Ponorogo.

“Alhamdulillah dari aspirasi warga Ponorogo yang saya ajukan lumayan banyak yang disetujui kementerian-kementerian. Insya Allah nanti akan ada program bedah rumah (rehab Rumah Tidak Layak Huni/RTLH) sebanyak 1.300 unit, enam jembatan gantung, program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) dan sebagainya,” kata Bupati Ipong. (kominfo/kj25)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *